Mereka yang sederhana itu jangan ditinggalkan atau disingkirkan, tapi disapa, dikunjungi, didoakan, dan berilah mereka berkat. Justru dari mereka itu, hidup kita makin bermakna, mempunya arti, dan jadi mulia. Justru dari mereka pula, kita belajar bersyukur, dimudahkan berbuat baik, dan bisa jadi dewasa dalam iman. Sedang yang mereka berikan pada kita adalah senyuman, kasih, dan…
Kategori: RM. PETRUS SANTOSO, SCJ
Beriman, dan Jadilah Tenang
Pagi ini, saya ingin mengajakmu berefleksi tentang pengalaman iman Santo Thomas. Hatinya Santo Thomas gelisah dan tidak tenang. Padahal, salah satu pengalaman dasar orang yang beriman adalah hatinya tenang. Hati kita jadi tenang saat beriman, karena kita telah menemukan “Tuhan kita, Allah kita.” Setelah Santo Thomas bisa mengatasi kegelisahannya, dia jadi tenang. Jangan lagi ditanya…
Salah Alamat
Kita mudah mengagumi orang, dan sering lupa mengagumi Tuhan Yesus. Itu namanya salah alamat. Kita boleh mengagumi seseorang, tapi jangan terlalu berlebihan. Kita mudah memuji orang, dan sering lupa memuji Tuhan Yesus. Itu salah alamat. Kita boleh memuji seseorang, karena kelebihan yang dimiliki, tapi jangan berlebihan memujinya. Kita mudah terpesona dengan orang, dan sering lupa…
Tetaplah Berbuat Baik
Hidup kita itu dilihat oleh orang lain dari segala sudut. Penglihatan yang tepat dan tulus menempatkan kita pada posisi yang istimewa. Pada saat itulah kita dibuat bahagia. Apa yang dikatakan itu dilihat dari hal-hal baik yang kita lakukan. Hal itu membuat kita makin bersemangat untuk berbuat baik. Bagaimana kita bisa melakukan hal-hal baik itu? Itulah…
Persahabatan Kupu-kupu
Datang, ketika ada maunya. Lalu, pergi begitu saja tanpa permisi. Dicari, ketika ada untungnya. Lalu, pergi begitu saja tanpa memberitahu. Mendekat, karena dia masih baru dan segar, dilupakan begitu saja yang lama dan sudah layu. Begitulah persahabatan kupu-kupu. Tampak indah dan menarik, karena dia bisa terbang ke sana dan ke mari, tapi sebenarnya dia berbahaya….
Antara yang Nyata dan Tidak Nyata
Tergantung dilihat dari sudut yang mana? Dilihat oleh siapa? Juga situasi dan kondisinya bagaimana? Ada yang datang dengan senyum dan jabatan tangan. Ada yang senyum dengan melambaikan tangannya. Ada yang lewat begitu saja. Ada yang diam, memandang pun tidak. Juga ada yang tidak saling mengenal. Manusia selalu ada batasnya. Saat ini nyata, di hari lain…
Doa Hening
Saat aku doa hening, aku menutup mulut ini. Sebab mulut yang banyak berbicara itu tidak mudah untuk diminta diam. Saat aku doa hening, aku katubkan kedua tangan ini. Saat tangan itu dikatubkan, maka seluruh raga, pikiran, jiwa, dan roh ini disatukan. Saat aku doa hening, sebentar aku membuka mata ini. Aku memandang salib Tuhan Yesus,…







