1.Kawanan burung pipit bersukacitaTerbang di antara rerumputan hijaudipeluk pijar cahaya pagi ceriadisapa senyum butiran embun berkilauMereka memanen rezeki meski tidak menanamTelapak petani sahaja melangkahdigendong kerikil dan debu jalanan setapakmembawa rindu damba pasrahdatang menabur benih harapan di ladangYakin memanen cinta di ujung musimKarena bumi tumbuhkan doa yang ditanamKarena percaya langit siapkan panenpada ayat-ayat pasrah di setiap…
Kategori: PENULIS
Secercah Cahaya Semesta -79
Ikuti Arus menuju ke Tepian Harapan
“Jual diri itu mengingkari hati nurani. Tapi berjualan komuditas secara cerdas itu untuk menangguk cuan.” -Mas Redjo Untuk selalu bersyukur dan cepat beradaptasi itu yang saya lakukan guna menyiasati persaingan dunia usaha yang makin komplek, berat, dan kompetitif ini. Saya sadar sesadarnya, kemajuan teknologi yang dahsyat itu harus diikuti, dicermati, dan diantisipasi agar saya tidak…
Kebingungan Manusia:
Kejahatan, dari Mana Asalnya?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Si Deus est, Unde Malum? “Jika Allah memang ada, dari mana asalnya kejahatan?”(Filsuf Leibniz) Mengapa ada Kejahatan di Bumi ini? Inilah sebuah pertanyaan retoris mondial, “Dari manakah datangnya kejahatan di atas bumi ini?” Pertanyaan ini, bahkan belum ada sahutannya. Adapun esensi dasar di balik pertanyaan ini, bahwa ‘ada keraguan dan…
Percayalah pada Janji Allah, meski Kita belum Memahaminya
“Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan yang memanggil.” Allah mengundang kami untuk berdiri dengan penuh takzim di hadapan karya keselamatan-Nya yang terungkap secara hening namun pasti. Dalam Injil, Allah memperlihatkan awal dari rencana itu melalui Zakharia dan Elisabet; dua hamba yang benar, yang hidupnya dibentuk oleh doa, kesetiaan, dan penantian. Dari sebuah keluarga Imam, Ia…
Secercah Cahaya Semesta -78
Bocah Angin-545
Bencana Membawa Nikmat
1.Tidak ada yang mau berdoameminta suka lara derita itu datangmenimpa dirinya dan keluarganyaTak ada yang ceria bahagiasaksikan harta benda dan kampung halaman direnggut bencanaYang jadi korban lenyap dalam banjir lumpurYang melayang nyawa bisu dibawa lahar erupsiHanya tersisa kenangan pedihTinggal tanya mengapa tanpa jawabanMengapa mesti merekaApa salah dosa merekaKapan lara derita ini akan sirna? 2.Ada anomali…
Berjiwa Besar, karena Mengasihi
“Sepandai-pandainya seseorang itu menutupi aibnya, pasti tercium juga baunya.” Ternyata berani bersikap jujur itu berat dan sulit. Tragisnya banyak orang menanam pohon ketidak-jujuran itu untuk memanen buah-buah kekecewaan, penyesalan, dan aib. Hal itu pula yang terjadi pada anak Ibu Aa, yaitu PR. Ibu Aa meminta PR untuk jujur dan berterus terang. PR bukannya mengaku, melainkan…
Pengorbanan yang Bermakna
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Mari membuka tangan-tanganmu demi meraih keberuntungan.”(Didaktika Hidup Sadar) “Barang Siapa Tidak Bekerja, Janganlah Ia Makan” Dalam hidup di dunia ini, kita seharusnya giat untuk bekerja, agar kita hidup dari keringat dan usaha sendiri. Jauhilah sikap mental ala ‘benalu’ yang hidup hanya dengan ‘menumpang dan menempelkan’ dirinya pada dahan dan ranting…







