Untuk yang kesekian kali, bisik-bisik itu mengusik ketenanganku. Aku mencoba untuk menerima realita itu, meski dadaku menyesak dan nyeri. Ada orang mengatai dan menyebut aku sebagai orangtua yang gagal dalam mendidik anak! Bagaimana tidak. Anakku yang semata wayang itu hendak pindah agama, karena mengikuti calon istrinya. Padahal aku seorang aktivis gereja. Begitu pula dengan keluargaku….
Kategori: MAS REDJO
Nafas Doa
Sesekali coba untuk direnungkan, dirasakan, dan dibandingkan, jika hidup ini tidak diisi dengan doa. Karena kita menutup hati tanpa doa. Apa yang terjadi dan kita rasakan? Maaf, jika boleh menjawab, yang saya bayangkan adalah kengerian semata. Hidup tanpa doa dan tanpa Allah adalah lorong gersang tak berujung, panas kerontang tak ada kehidupan, tersiksa, dan menderita….
Keteladanan itu Dihidupi
“Ikuti ajaran dan ajakan kebaikan seseorang itu bijak, tapi tidak untuk meniru perbuatan buruknya.” Sederhana. Kita juga tidak harus berkonflik, mencerca, dan apalagi menghakimi pribadi yang mengajak itu. Karena ia mengingkari dan tidak mau melakukannya. “Omong doang…” Oh, maaf. Jangan salah menilai dan menghakimi seseorang, kendati ia telah mengingkari kata-katanya sendiri. Kita juga tidak harus…
Bekal Secukupnya
“Jangan melihat dari hasil capaian seseorang, tapi lihat dari prosesnya untuk mencapai ke puncak itu.” Realistis. Hal itu yang semestinya disikapi orangtua dalam memberi contoh pada anak-anaknya. Bahwa tidak ada orang yang memperoleh sukses itu secara instan! Sukses itu butuh semangat juang tinggi, ketekunan, pengorbanan, dan doa agar Allah merestui. Tapi, ketika muncul komplain dari…
Nostalgia
Sesekali aku pergi berdua dengan istri untuk bernostalgia. Kami bernostalgia sekadar mengunjungi tempat yang pernah didatangi. Tidak hanya romantis, tapi kami ingin merajut-eratkan kisah kasih berdua. Kami ingin memutar kembali kisah kasih kebersamaan dulu. Sekaligus menumbuhkan harapan kami yang mungkin saja terlewati atau belum terwujud, karena kesibukan kerja dan mengurus anak. Ternyata dengan bernostalgia itu…
Rekonsiliasi
“Rumah ini Bapak berikan tidak untuk kalian, tapi untuk cucu-cucu Bapak. Apa salah?” Kata-kata Pakdhe, atau tepatnya Ayah angkat istriku itu menjungkir-balikkan kesombonganku. Harga diriku. Bagaimana tidak. Sejak semula aku telah menolak, sebaiknya rumah itu diberikan pada saudara yang lebih membutuhkan. Karena aku telah mempunyai rumah, meski kecil dan di kampung. Jujur, aku tidak mau…
Alarm Tubuh
Alarm itu penting dan sebagai tanda. Ada alarm yang dipasang di ruangan atau pabrik agar ketika ada kepulan asap, alarm itu segera berbunyi, karena tanda bahaya kebakaran. Begitu pula dengan alarm tubuh ini. Ketika timbul gejala sakit, alarm itu mengingatkan kita untuk direspon dan ditanggapinya dengan segera untuk minum obat dan beristirahat. Supaya sakitnya tidak…







