“Ketimbang barang-barang bekas itu tidak terpakai dan mubazir, lebih baik diuangkan atau disumbangkan pada mereka yang membutuhkan.” -Mas Redjo Hal itu baru terpikir oleh saya, ketika seorang aktivis Asak, “ayo Sekolah, ayo Kuliah” mampir ke rumah. Ia meminta kesediaan saya untuk bergabung, jadi orangtua asuh atau mencarikannya, karena relasi bisnis saya cukup banyak. Saat hendak…
Kategori: MAS REDJO
Melayani adalah Nafas Kehidupan
“Jangan meliarkan imaji. Tetaplah komitmen melaksanan kewajiban panggilan nurani.” -Mas Redjo Berefleksi itu baik, karena hidup ini harus dimaknai. Tanpa hak untuk bertanya, membantah, dan apalagi berprasangka buruk, tapi patuh mewujudkannya. Jujur dan membosankan, ketika saya memutuskan untuk menulis hal-hal baik, positif, dan keimanan itu setiap hari. Tulisan saya jauh dari hingar bingar dunia hiburan,…
Semangat dan Bekerja Keras
“Jangan memanjangkan alasan agar kita tidak diperdaya dan dinina-bobokan si Jahat untuk jadi pemalas.” -Mas Redjo ‘Tidak ada rotan akar pun jadi’, pepatah petitih itu yang memotivasi saya menggunakan sepeda untuk mengantarkan novel ke penerbit buku yang alamatnya di perumahan JS, Kali Malang, Bekasi. Alasan saya menggunakan sepeda, karena irit dan uang saya menipis. Saya…
Bermasalah, karena Egois
“Masalah itu muncul, ketika kita menuruti ego sendiri.” -Mas Redjo Untuk jadi pribadi yang rendah hati, dan bijaksana, Guru Bijak memberi nasihat agar saya tidak egois. Tapi yang utama itu mengedepankan kasih, yang menjauhkan kita dari kecewa dan sakit hati. Kasih yang menyembuhkan segala luka batin. “Kita mengasihi sesama, karena mengasihi Tuhan” itu komitmen yang…
Sepanjang Jalan Kenyataan
“Jika sepanjang jalan kenangan itu kesannya romantis, saya lebih bahagia menyusuri jalan kenyataan hidup ini dan menyukurinya.” -Mas Redjo Mengenang untuk sarana refleksi itu baik, asal jangan membuat kita terlena dan jadi malas. Karena malas itu datangnya dari si Jahat. Saya tidak mau dihanyutkan oleh sentimental. Tapi saya mengenang untuk berani menerima kenyataan dan hikmatnya…
Menyederhanakan Pola Pikir
“Memahami orang lain tanpa terluka agar kita belajar bijaksana.” -Mas Redjo Istri saya kecewa, karena sehari sebelum hari H-nya anak bontot, AK membatalkan niatnya untuk menemani kami kondangan ke relasi bisnis, Pak HT. Sebaliknya ia pergi dengan keluarga pacarnya. Alasan AK, Popo pacarnya yang terkena kanker stadium 3 itu sembuh total, ingin syukuran keluarga; sekaligus…
Menciptakan Keluarga Bahagia
“Karena daging itu lemah, si Jahat gencar menggoda untuk menguasainya.” -Mas Redjo Tidak harus malu. Tapi kita belajar hidup jujur pada diri sendiri, dan khususnya pada pasangan. “Pernahkah, setelah menikah kita tertarik atau jatuh cinta pada orang lain?” Tidak harus diingkari dan ditutupi, tapi diwaspadai serta berhati-hati agar kita tidak jatuh dalam godaan dan dikuasai…







