Kategori: MAS REDJO

Terima Kasih

“Hidup adalah ungkapan terima kasih. Anugerah yang kita terima dari Tuhan itu untuk dikasihkan kepada sesama.” -Mas Redjo… Sejatinya, anugerah Tuhan itu untuk diteruskan pada sesama, jika untuk diri sendiri itu egois. Hidup yang tidak disyukuri sebagai ungkapan terima kasih itu tiada guna dan sia-sia. Karena menerima, kita memberi....

Puisi Mas Redjo:
Mimpi Yang Tersandera

1.Lebih asyik bergelut dengan waktu mengarungi cakrawala ketimbang tergoda rasaternyata sepi itu sendiri. 2.Mimpiku teronggok di pojok petimengamati sasmita yang diburu gengsikalau cinta kenapa dilepas pergi 3.Saatnya bicara mengurai hasratdikemas dalam keranjang kebersamaansatukan persepsimenata mimpi 4.Penjara tak kan mampumenyekat hasratyang meliar penuhi takdir terjanji. …...

Bersiasat di Masa Sulit

“Sesulit-sulitnya di masa sulit, lebih sulit itu adalah mengendalikan keinginan sendiri.” -Mas Redjo… Kebutuhan kita tidak banyak, yang banyak itu adalah, ketika kita tidak bisa mengendalikan dan dikalahkan oleh keinginan sendiri. Sehingga besar pasak daripada tiang. Alangkah bijak, jika kita piawai mengelola keuangan agar tidak jatuh terpuruk. Tidak ada...

Tidak Memberati, tapi Diberkati

“Jangan merasa terbebani, ketika rumah digunakan untuk doa bersama. Tapi bersukacitalah, karena Tuhan melawati dan hadir di rumah kita.” -Mas Redjo… “Bersukacita dan berbahagia!” Itu yang harus mendasari pertemuan dan sembayangan di rumah umat Tuhan. Kikis dan buang jauh perasaan yang terbebani itu. Malu hati, sebab rumah kecil. Repot,...

Egois itu Kerdilkan Diri Sendiri

“Tidak hanya menutup pintu rezeki, egois itu kerdilkan diri!” -Mas Redjo… “Strategi bisnis?” saya bengong, menatap AS kurang percaya. AS mengiyakan. Wajahnya cerah sumringah dan bangga. Ia tidak membetulkan konblok jalanan di depan toko. Alasannya, karena ia kontrak ruko. Seharusnya yang bertanggung jawab memperbaiki jalanan di komplek itu pengembang....

Ikhlas itu Berkualitas

“Masa depan anak itu harus lebih baik dibandingkan orangtua agar perjuangan dan pengorbanan mereka tidak sia-sia.” -Mas Redjo… Begitu pula dengan semangat pengorbanan Tuhan Yesus yang disalib: “Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yohanes 15: 13). Ketika kita percaya dan mengimani...

Mohon Maaf, Tuhan, Hari ini Izin Dulu

“Izin istirahat itu tidak masalah, asal tugas itu tetap harus diselesaikan dan dituntaskan.” -Mas Redjo… Maaf, Tuhan. Hari ini saya tidak berbagi tulisan dulu. Mengapa? Tidak biasanya kau minta izin. Jika lelah, silakan istirahat. Mengantuk, ya, tidur. Tidak mempunyai ide menulis, ya, diciptakan. Roh Kudus akan menerangi pikiranmu. Hujan...

Semangat Peduli itu dari Hati

“Menghidupi semangat peduli itu dari hati. Karena ikhlas itu tuntas.” -Mas Redjo … Berbuat baik dan amal kasih itu tanpa sekat, spontan, dan ikhlas. Utamakan dan dulukan, khususnya pada mereka yang miskin, lemah, dan difabel. Salut, respek, dan hormat saya pada anak muda, SE yang November lalu dipilih dan...

Jangan Main-main dengan Hidupmu

“Hidup adalah nilai pertanggung-jawaban kita kepada Tuhan yang anugerahi hidup ini.” – Mas Redjo … Karena itu, meskipun tidak diminta, saya selalu membiasakan diri untuk sesegera mungkin menuntaskan pekerjaan yang dipercayakan Bos kepada saya. Saya tidak menunda pekerjaan, karena tidak mau membuang waktu secara percuma dan sia-sia. Saya juga...

Cerpen:
Jika Berjodoh itu Tidak Lari ke Mana

“Pucuk dicinta ulam pun tiba. Jika berjodoh itu tidak lari ke mana.” Bagaimana tidak. Semula Pak HSke rumah itu sekadar silaturahmi. Ia bersama istri dan kedua putrinya. Lalu disusul dengan saling kunjung-mengunjungi, hingga berbincang dari hati ke hati. “Bagaimana, kalau kita besanan, Pak,” pancing Pak HS. Saya terperangah, meragukan...

Sederhana Tanpa Pura-pura

“Serapi-rapinya menyembunyikan aib, lebih rapi jali itu orang yang rendah hati.” -Mas Redjo… Tidak harus berklamuflase, pura-pura, atau ditutup-tutupi. Karena berani berterus terang dan jujur itu hebat. Hati ini juga tiada ganjalan dan beban, kecuali damai dan bahagia. Tiada guna menyembunyikan aib. Apalagi perbuatan curang yang merugikan banyak orang....

Anak-anak Rohani

“Menghidupi rasa syukur dengan berbuat baik dan amal kasih itu kebanggaan kita sebagai anak-anak kehidupan.” -Mas Redjo… “Karena ‘urip kuwi urup’. Hidup bermakna bagi sesama.” Saya termotivasi dan terinspirasi dengan teladan hidup biarawan-biarawati. Mereka hidup selibat untuk mengabdi dan melayani Tuhan. Ketika es-em-pe saya bermaksud masuk ke Seminari, tapi...

Dimiskinkan, tapi Kaya Rohani

“Ketika kaya, kita didatangi banyak teman. Tapi di saat terpuruk dan miskin, teman dan sahabat itu pergi meninggalkan kita.” -Mas Redjo… Fakta itu nyata. Tidak bisa dibantah dan diganggu gugat. Tapi anehnya, realita itu tidak berlaku bagi Pak AT. “Orang yang ikhlas hati itu, ketika membantu orang lain tidak...

Kompak Bersinergi untuk Bergerak Bersama

“Percaya diri itu baik. Tapi terlalu mengandalkan kemampuan sendiri itu sombong. Bijak dan percaya diri itu, jika kita mengandalkan Tuhan agar rendah hati dan bahagia.” -Mas Redjo… “Di atas langit masih ada langit.” Membanggakan diri, karena merasa mumpuni ketimbang orang lain itu sombong dan tidak ada gunanya. Merentang jarak...

Makin Dibaiki, Kian Sadar Diri

“Sebahagia-bahagianya orang adalah pribadi yang sadar diri untuk selalu eling lan waspada.” -Mas Redjo… Jangan mengecewakan orang lain, karena kita juga tidak mau dikecewakan. Tapi teruslah berbuat baik, karena kita berasal dari Tuhan Yang Maha Baik. Sederhana, tegas, dan jelas! Kita diperlakukan baik oleh teman, seharusnya kita juga bersikap...