Pemenang itu Mereka yang Berani Beradaptasi dan Berubah
“Cepat beradaptasi dan berubah, karena kita adalah pemenangnya!” -Mas Redjo Dua Minggu lalu saya dikeluhi oleh pedagang makanan langganan, karena usaha makin sepi. Meski dagangan mereka telah dikurangi dari hari ke hari. Alasan mereka, ketimbang sisa dan rugi. Mereka itu di antaranya: tukang nasi kuning, ketoprak, dan ketupat sayur....
Memahami dengan Terang Iman
“Hidupi harapan itu dengan doa dan wujudkan lewat karya nyata agar Tuhan memberi yang terbaik.” -Mas Redjo … Percaya dan mengimani Tuhan, karena kuasa doa itu luar biasa. Hidup ini adalah mukjizat-Nya, tapi cita-cita, impian, dan harapan yang jadi nyata itu membuat saya takjub pada-Nya. “Amazing!” adalah kata yang...
Keterbukaan Hati, karena Haus Belas Kasih Tuhan
“Pengalaman iman itu tidak harus datang dari peristiwa dahsyat dan dari orang hebat, tapi dari keterbukaan hati yang haus belas kasih Tuhan.” -Mas Redjo … Pemandangan seorang Ibu dan pemuda yang sedang menyapu dan mengepel selasar Gereja itu menggedor pintu sadar saya, sehingga jadi malu hati. Mereka bukan petugas...
Jangan Lelah Untuk Mengasihi
“Jangan ajari anak-anak itu untuk membenci orang lain, tapi ajari untuk mengasihi, karena mereka adalah anak terang.” -Mas Redjo … Luka di hati itu makin menganga perih dan nyeri, ketika peristiwa intoleran itu kembali merebak dan negara seperti tidak hadir… “Adakah kebencian itu saya ajarkan juga pada anakku?” Saya...
Menghitung Bintang di Langit
“Mencari-cari kesalahan orang lain itu ibarat menghitung bintang di langit. Sedang mencari kebaikan sendiri itu ibarat kita menghitung ikan di aquarium.” -Mas Redjo … Tidak harus kaget. Lebih baik fakta itu diterima dan diakui dengan jujur. Kita berefleksi itu untuk berbenah dan memperbaiki diri agar kita rendah hati! Adalah...
Rasa Bosan itu Menyiksa Jiwa, Bersyukur itu Hikmat
“Rasa bosan itu datang dari si sombong, ketika kita kehilangan pujian dan syukur kepada Tuhan.” -Mas Redjo … “Maaf, Pak… Mengapa tidak minta tolong anak pesan gofood?” tanya istri tidak enak hati, ketika melihat saya makan nasi sambal kecap dan kerupuk itu dengan lahap. “Apa yang salah?” saya tersenyum....
Kita Diuji oleh Pikiran Sendiri
“Persoalan itu tidak datang bertubi- tubi. Karena yang datang serentak itu anugerah Tuhan.” -Mas Redjo … Saya tidak sependapat dengan A yang terus menerus berkeluh kesah didera persoalan demi persoalan, sehingga kesedihan itu seperti deru gelombang samudra yang tiada kunjung usai. Saya tidak menanggapi keluhan A, karena berkaitan dengan...
Kita Mau Berjuang, Tuhan Memampukan
“Karena Aku Mau, ya Tuhan. Engkau memampukanku.” -Mas Redjo … “Tanpa berani untuk mencoba hal-hal baru, bakat dan talenta kita bakal terkubur untuk selamanya,” ungkap KN, produsen kue ‘kacang sembunyi’, lebih dikenal ‘kacang umpet’. Terkena phk tahun 2008 dan tidak mempunyai uang membuat KN pusing, apalagi istrinya sedang hamil...
Kebanggaan itu Kosong,
tapi Pemaknaan Hidup itu Berisi
“Jangan membanggakan diri sendiri dan tinggi hati. Lebih bijak hidup itu dimaknai.” -Mas Redjo … Jika banyak orang bangga, karena sukses dengan pencapaiannya itu wajar. Asal tidak kebablasan, dan lupa diri. Faktanya, sukses yang dibangga-banggakan itu membuat kita lupa diri dan sombong. Tapi sukses yang disyukuri dan dimaknai membuat...
Mari Kita Tertawakan Diri Sendiri
“Disiplin mengendalikan amarah agar kita tidak dipermalukan diri sendiri.” -Mas Redjo … Sadar diri, karena lemah, saya mohon rahmat Tuhan agar dikurniai semangat rendah hati. Tujuannya agar saya mampu mengendalikan amarah. Saya sadar-sesadarnya, emosi yang meledak-ledak (amarah) itu sulit dikendalikan dibandingkan dengan nafsu duniawi yang lain. Bahkan dampak negatifnya...
Turun Mesin Lagi
“Senantiasa berpikir jernih agar hati kita tidak diracuni pikiran buruk dan dilukai ego sendiri.” -Mas Redjo … Ketika kiriman barang ramai, tiba-tiba saya dikabari orang bengkel, bahwa mobil harus turun mesin. Saya kaget, karena mobil itu baru setahun lalu turun mesin. Secepat itukah mobil harus turun mesin lagi? Apakah...
Berjalan Kaki agar Sehat Jasmani dan Rohani
“Jalan kaki adalah olahraga yang murah meriah, tapi menyehatkan jasmani dan rohani.” -Mas Redjo … Berjalan kaki itu sederhana, tapi bagi saya manfaatnya luar biasa. Di antaranya, melancarkan aliran darah dan jantung pun jadi sehat. Saya memilih berjalan kaki ke toko, karena selain ingin sehat, saya juga ingin mendekatkan...
Utuslah Saya, ya, Tuhan!
“Teruslah berpikir positif dan berprasangka baik agar anugerah Tuhan ditambahkan.” -Mas Redjo … Ketika getol berbisnis dan cukup mapan, otomatis aneka keinginan saya terpenuhi. Tapi anehnya, saya merasa ada yang kurang dalam hidup ini. Hati ini serasa hambar… Padahal hubungan saya dengan istri dan anak terjalin dekat dan akrab....
Meski Ekonomi Lesu, Usaha Harus Maju
“Tidak jadi pengekor, tapi kita harus jadi pembaharu agar produk yang dijual laris manis tanjung kimpul.” -Mas Redjo Sanggahan dan alasan itu hanya milik orang yang tidak percaya diri dan (maaf) pemalas. Pejuang yang tangguh itu harus jadi pembaharu, pioner! Karena prinsip hidupnya itu untuk menjawab tantangan agar jadi...
Potret Buram Kaum Lansia
“Seorang Ibu dapat merawat dan membesarkan 3 anaknya, tapi belum tentu 3 anak itu dapat merawat Ibunya di masa tua.” -Mas Redjo Selama dua hari ini saya disodori pemandangan yang pedih miris dan memporak-porandakan jiwa ini. Bahkan realita itu seperti potret buram hidup saya di masa tua. Pemandangan pedih...