Kategori: MAS REDJO

Prioritaskan Kualitas, Sukses itu Mengikuti

“Apa pun usaha dan profesinya, ketika memprioritaskan kualitas kerja itu yang utama, maka kesuksesan itu bakal mengikuti.” -Mas Redjo … Prinsip utama saya dalam bekerja adalah tidak untuk sekadar menyenangkan hati Bos atau yang mempekerjakan, tapi saya ingin memberikan yang terbaik dari kemampuan saya: bekerja secara maksimal dan ‘all...

Pribadi Jujur

“Orang yang berbuat curang itu menyulitkan diri sendiri. Tapi orang yang jujur itu meluruskan jalan hidupnya.” -Mas Redjo … Jadi pribadi jujur itu tidak mudah, bahkan tantangannya amat besar, berat, dan sulit. Karena berani melawan arus, dimusuhi mereka yang curang, dan bahkan juga siap sedia, jika dikucilkan oleh kaum...

Aku Tidak Mau Menderita

“Tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin hidup menderita, semua orang ingin bahagia.” -Mas Redjo … “Karena tidak ingin hidup menderita adalah kilas balik kesadaran saya untuk bertumbuh dalam iman,” urai Romo SI dalam homilinya. Ia seperti dihanyutkan kembali ke masa lalunya. Ketika itu ia naik ke...

Membaca dan Menulis agar Hidup jadi Manis

“Karena membaca itu berteman dengan menulis, aku tidak mau egois.” -Mas Redjo Setiap kali dan seusai membaca hal-hal baik dan positif, saya segera menuangkan ide itu ke dalam tulisan. Karena saya bukan pemalas atau penikmat suatu karya, melainkan sebagai penerus untuk membagikan buah-buah refleksi diri dari inti tulisan itu....

Pesta Pemuliaan Salib Suci

Gereja mengangkat tinggi Salib Yesus, tanda keselamatan bagi dunia. Dulu yang tampak sebagai kehinaan dan kematian, kini jadi sumber hidup, rahmat, dan pengampunan. Seperti umat Israel yang memandang ular tembaga dan memperoleh hidup, demikian pula kami diarahkan untuk menatap Yesus yang ditinggikan di kayu salib. Ia tidak sekadar menyelamatkan...

Jaga Ketenangan Hati

“Kepala boleh panas, tapi hati ini harus tetap dingin agar kita tidak dibakar hangus oleh ego sendiri.” -Mas Redjo … Jaga senantiasa ketenangan hati ini adalah prinsip dan fondasi iman agar saya tidak dikalahkan si Jahat. Setiap kali emosi itu meletup dan pikiran hendak kalut, saya segera menenangkan hati...

Menciptakan Tren Mewujudkan Impian Masa Depan

“Setiap orang ada masanya, setiap masa ada orangnya. Tapi mereka yang sukses membaca tren masa depan berlimpah anugerah-Nya.” -Mas Redjo … Tidak harus mengikuti arus zaman, tapi tentukan zamannya sendiri. Hidup ini pilihan, kita yang memutuskan, dan mohonlah rahmat Tuhan agar perjuangan kita diberkati-Nya. Apa pun usaha dan profesinya,...

Persaudaraan Kasih

“Bakti anak pada orangtua itu tidak dapat diukur dengan materi, tapi dari besar kepedulian kasihnya.” -Mas Redjo … Perhatian kasih dari anak menantu itu tampak kecil dan sepele, tapi bagi saya amat spesial. Rabo malam saya hendak mencari makan ke warung di dekat rumah. Rencananya makan sambil ngobrol dengan...

Saling Mendoakan untuk Diberkati

“Hidup adalah nafas doa. Dengan saling mendoakan, kita diberkati-Nya.” -Mas Redjo … Sederhana, tapi sangat jelas dan itu fakta. Ketika hidup ini tidak dinafasi doa, hidup ini serasa berat, ngap, dan menderita. Saya tidak sekadar merasakan, tapi mengalami. Hidup tanpa berdoa itu membuat dada saya menyesak dan sakit, karena...

Keteladanan itu Bukan dari Mulut,
Melainkan dari Hati

“Ke mana-mana, Mbah bawa payung.” “Iya, Le. Sedia payung sebelum hujan. Langkah antisipasi itu penting agar usaha tidak kena ‘dropt shot’ dan abruk. Payung ini untuk pengganti parasut, meski Mbah harus terjun dari puncak gedung.”“Paham to, Le… ?!” “Iya, Nyong juga ndak mau blunder gara-gara asal ngomong.” “Begitu Le,...

Jatuh Cinta Lagi

“Semangat mencintai pasangan itu tidak berhenti hingga ke pelaminan. Tapi harus dihidupi hingga maut itu memisahkan kita.” -Mas Redjo Setia pada pasangan hingga mati itu harus jadi komitmen bersama, dan harus dihidupi terus menerus agar api cinta itu tidak padam, tapi agar menyala terang dan abadi! Jika jatuh cinta...

Hidup ini Harus Direncanakan dan Diantisipasi

“Hidup ini tanpa solusi, ketika kita tidak menyiap-sediakan langkah untuk mengantisipasinya.” -Mas Redjo “Hidup njlimet itu bakal kesrimpet dan pusing sendiri itu suloyo!” Komentar minor itu dilontarkan oleh sobat RP, setelah mendengar penuturan saya dalam menjalani hidup ini. Menurutnya, lebih baik hidup ini dijalani dan dinikmati seperti air mengalir....

Mengubur Diri Sendiri

Pernahkan kita berpikir untuk sesekali mengubur diri sendiri? Jika belum pernah berarti hati ini yang perlu diformat ulang! Lho, emang kenapa? Berarti hidup kita nyaman, tentram, dan bahagia. Bisa juga, karena kita tidak peduli dengan hidup orang lain. Lebih suloyo lagi, adalah kita tidak memikirkan, bahwa suatu saat harus...

Mengapa Harus Saya?!

“Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Persoalan datang mendera itu biasa. Yang luar biasa adalah, ketika kita berani mensyukuri hal itu sebagai anugerah Tuhan.” -Mas Redjo … Ketika DN didera banyak masalah, ia mudah reaktif dan memprotes Tuhan. “Mengapa harus saya?” Tuhan seperti pilih kasih, dan ia merasa ditinggalkan sendirian....

Bersaksi Ikhlas Hati

“Ketakutan, kekhawatiran, dan hal-hal negatif itu sumbernya dari si Jahat. Tapi pribadi yang ikhlas hati itu tanpa prasangka, dan melepas tanpa merasa kehilangan.” -Mas Redjo … Untuk kesekian kali pertanyaan yang sama datang dari beberapa teman itu menggedor pikiran ini: “Apakah tidak takut pelanggan saya diserobot pesaing?” Saya tersenyum....