Mungkin kita pernah melihat hewan berkepala dua. Keabnormalan seperti itu disebut ‘bichephaly’ dan kadang-kadang terjadi pada ular, sapi, kambing, anjing dan kucing. Walaupun ada, hewan yg seperti itu jarang dapat hidup lama. Umumnya cepat mati. Yang umum bagi manusia bukan berkepala dua, tetapi mendua hati. Sudah tentu, bukan yang hatinya dua, melainkan yang empunya pikiran…
Kategori: JLITHENG
Bertobat itu Berlimpah Berkat
“It is not enough to have a good mind. The main thing is to use it well.” – René Descartes “Tidak cukup hanya memiliki akal waras. Akal itu harus dinyatakan dengan benar.” Homili pagi ini diawali dengan pertanyaan: “Tuhan koq kecewa, marah?” Dilanjut dengan: “Kalau Tuhan saja kecewa, marah… Wajarlah kalau kita marah, kecewa…?” Diluruskan:…
Penabur Kebaikan
Teruslah menjadi “Penabur kebaikan selama hayat masih dikandung badan, meski hanya sepotong pesan.”- BJ Habibie Sejak 12 tahun terakhir, fokus hidup saya mengerucut pada menabur benih baik, sebagai tinggalan, jika berbuah. Nama benih itu akal waras. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akal di antaranya berarti daya pikir (untuk memahami sesuatu). Sementara, sehat antara lain…
Penyelenggaraan Allah
“Ask for mercyful, being love and gratitude, completely in trust.” – Rio, Scj Ketika melihat tiga huruf itu, ABC, saya teringat waktu masih kecil. Saat Ibu tidak mempunyai cukup uang untuk membeli lauk dan minyak goreng. Kecap ABC adalah pilihannya. “Lauk kecap enak lho, Le,” kata Ibu merayu anaknya agar mau makan. Memang enak, tapi…
Hidup Sederhana itu Sikap Hati
Menjalani hidup sederhana itu tampak sulit di tengah hiruk pikuk masyarakat yang terus berubah oleh modernitas. Tiap hari selalu ada hal baru, teknologi canggih, inovasi dalam berbagai bidang yang sulit untuk diabaikan. “Hidup ini sesungguhnya sederhana. Yang membuat rumit adalah cara pandang yang tidak apa adanya.” – Jlitheng Oleh karenanya, hiduplah apa adanya. Sebab yang…
Tegar Saat Berlayar, Teduh Saat Berlabuh
Semoga hari ini menjadi akhir pekan yang penuh makna dan sukacita. Setiap hari Tuhan memberi anugerah dua hal kepada kita.(1) Kesempatan hidup bahagia, dan(2) pilihan untuk mewujudkannya Dalam menentukan pilihan itu orang beriman tidak beda dengan orang lain. Hidup bagai bahtera di samudra luas dan ganas. Tidak lepas dari badai dan gelombang. Tidak mudah di…
Memberikan Hati Untuk Mengasihi
“Mengasihi hanya mimpi, tanpa melayani. Melayani tanpa kasih itu dapat melukai” Maka uluran tangan untuk melayani itu akan berbuah berkat, jika seiring dengan memberikan hati untuk mengasihi. Semoga limpah berkat menjadi sari hidup kita pada hari pertama bulan Maret ini dan sukacita menjadi kembangnya. Lewat cara dan kesempatan yang unik dan berbeda, kita telah mengambil…







