| Red-Joss.com | Ketika singgah ke rumah sahabat-sahabat yang seusia, ada yang nampak renta dan sedang sakit. Niat saya, tanpa kata, mengatakan bahwa: “Hidup itu indah, ketika kamu menghabiskannya dengan orang-orang yang membuat hatimu bahagia.” Ketika niat itu masih tinggal di angan, tetiba mereka, suami dan istri, yang keduanya nampak lelah, karena menjalani sakitnya, berucap:…
Kategori: JLITHENG
Dengan Hening Hidupmu Bening
| Red-Joss.com | Ibarat sebuah perjalanan, sebanyak langkah pikiran dan hati yang telah kujalani, pagi ini adalah kali pertama saya berhenti. Sejenak hening. Dengan hening ada rasa bening, lepas dari simpul ketergesa-gesaan dan ada rasa lega yang mengaliri sela-sela hati ini. Sejenak Hening: adalah cara sadar dan sederhana untuk hidup bahagia. “Di era keriuhan, kita…
Efata
| Red-Joss.com | Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata padanya: ”Efata!” artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. Penyembuhan seorang bisu tuli oleh Yesus (Markus, 7: 31–37), narasinya banyak kesamaan dengan penyembuhan orang buta dari Betsaida (Markus 8: 22–26)….
Usia Tidak Menyurutkan Baktinya
| Red-Joss.com | Penelitian, seperti yang dilakukan oleh Laura Carstensen, pakar penuaan dalam “A Long Bright Future”, 2011, acap menunjukkan, bahwa banyak lansia lebih bahagia daripada usia dua puluhan yang dianggap berada di puncak kehidupan. Orang yang berusia di atas 65 tahun memiliki pandangan paling stabil dan optimistik dari semua orang dewasa. Saya melihat kebenaran…
Ganti Watak, Bukan Sarungnya
| Red-Joss.com | Dingin bukan main pagi ini. Mungkin, karena seharian hujan tidak henti kemarin. Suasana pagi terass makin sunyi. Lantas ingat peristiwa 60an tahun silam. Antara 60/61. Di pagi seperti ini. Dinginnya lebih dingin, habis hujan seharian, di kaki gunung, di pinggir hutan rumah kami. Memaksa kami mancal sarung lagi. Njingkrung mempertahankan hangat tubuh…
Mengapa Orang Baik Tertimpa Musibah
| Red-Joss.com | Beberapa Minggu terakhir ini secara beruntun saya melihat sedemikian dekat, dan merasakan dalam hati realitas derita yang dialami oleh sahabat dan teman yang sangat sulit saya jawab. “Mas, mengapa orang baik tertimpa musibah?” Penderitaan adalah realitas paradoksal dalam hidup manusia. Tidak dikehendaki, tetapi sekaligus tidak bisa dihindari. Menderita itu negatif, tidak menyenangkan….
Imanmu telah Menyelamatkanmu
Syalom Bapak. Saya tidak lihat Bapak. Duduk di mana? (Saya agak terlambat, parkir dulu). Sambil berjalan ke tempat parkir, dia mengulas ringkas topik homili tentang mukjizat. Bercerita tentang perempuan yang sudah 12 tahun pendarahan, tidak sembuh. Kuasa tabib tidak ada yang bisa menolongnya. Perempuan itu sembuh, karena energi Ilahi yang mengalir dari Yesus ke tubuhnya…







