| Red-Joss.com | Pesan hari ini “buanglah sampah pada tempatnya.” Tujuan pesan itu adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pencemaran, dan melindungi kesehatan masyarakat. Bertahun-tahun lamanya, kita membiarkan banyak sampah pikiran, beban dan masalah dari masa lalu dalam hidup ini terus ditimbun di pikiran kita. Begitu juga pikiran-pikiran yang berisi emosi menyakitkan, kebencian, kemarahan, dendam,…
Kategori: JLITHENG
Bersiap Kembali Pulang
| Red-Joss.com | Hidup ibarat sidik jari yang tidak dapat dialih-milikkan. “Life is a fingerprint that can not be duplicated. So make the best impression with it – live it – love it and don’t waste a single moment in your life because time has no holiday, dreams have no expiry date and life has…
Setiap Orang Mempunyai Masalah
| Red-Joss.com | Momentum yang tepat untuk kembali bersikap baik dan empati kepada setiap orang, seperti kata bijak yang diucapkan oleh Socrates, “Bersikaplah baik, karena setiap orang yang Anda temui sedang berjuang keras.” Di tengah hiruk pikuk kehidupan ini, cenderung kita lupa, bahwa tiap orang yang kita temui sedang menjalani pertempurannya sendiri. Kita melakukan kebaikan…
Harus Menyelam Lebih Dalam
Dasar permenungan kita adalah Amsal 16: 25 “Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Dalam hidup, kita kerap disetir oleh apa yang tidak kita ketahui kebenarannya. Ada jalan yang kita sangka lurus, ternyata jurang besar menganga. Kita tahu justru di ujung senja usia kita. Mengapa? Ada satu kekuatan pribadi yang disebut ‘sense of…
Merajut Kebersamaan dengan Rendah Hati
| Red-Joss.com | Kemeriahan HUT RI ke 79 dipuncaki oleh kenaikan ‘Maria Bunda Segala Suku’ dengan kiblat upaya merajut kebersamaan sesama anak bangsa dengan ikatan Bhinneka Tunggal Ika, yang secara rohani ditali oleh butir-butir tasbeh Merah Putih. Ada wasiat penting yang ingin diperbaharui lewat peristiwa kenaikan Maria ke Surga dan kemerdekaan rakyat Indonesia. Apa itu?…
Tetap Bermakna di Senja Usia
| Red-Joss.com | Peristiwa ini sudah cukup lama, ketika itu Kaprodi Fikom (I), tempat saya mengabdi mengajak makan siang bersama. Saat makan, saya bertanya tentang maksudnya, jawabnya: “Saya hanya ingin mengatakan, kalau tua nanti saya ingin seperti Bapak. Meski tua tidak menghalangi untuk terus berkarya”. Hidup kita mungkin tidak selalu sempurna, tapi ada banyak alasan…
Senyum, Sapa, dan Doa
| Red-Joss.com | Membayangkan dan mencoba merasakan apa yang ada di hati seorang pemimpin yang sesaat lagi tidak mempunyai kekuasaan lagi. Gundah mungkin, tapi ada beda cara untuk meresponsnya. Ada yang begini: “Senyum, sapa dan doa seluruh rakyat Indonesia adalah sumber kekuatanku dalam mengabdi.” Bunyi pada poin ke 4 pidato kenegaraan Presiden RI 16.8.24, kemarin….







