Kategori: JLITHENG

Jadilah Terang dan Harapan!

Sepertinya profesi sebagai guru atau dosen bukan lagi pilihanku, tapi kehendak Tuhan untuk saya jalani. Doaku: “Saya tidak pantas, tetapi bersabdalah saja, maka saya lakukan.” Setelah pensiun, 2008, dari company, Xl Axiata, dulu namanya Exelcomindo, selama 3 tahun saya mengembara sebagai motivator di seluruh Nusantara, bekerja sama dengan Bimas...

Rukun dan Peduli Sesama

Sabtu sore saya tidak mengikuti siaran langsung Perayaan Natal Nasional 2024. Minggu pagi sebelum ke Gereja saya menontonnya. Kesannya tertib, namun cair oleh gelak tawa dan tepuk tangan, ketika Presiden memberi sambutan Natal. Saya tertegun oleh kata-kata di luar teks yang diucapkan beliau: “Saya ini juga lahir dari seorang...

Teladan Keluarga Kudus

“Yang kudus adalah yang menempatkan Tuhan sebagai pusat kehidupan keluarga.” Tandanya, mereka saling mengasihi dan rela berkorban satu sama lain, dan memancarkan kasih itu dalam kepedulian kepada orang lain, entah apa pun bentuknya, tanpa suara. Memilih hidup sederhana seturut teladan Keluarga Kudus Nazaret. Hidup sederhana bukanlah menolak kenyamanan. Melainkan...

’Bye-bye’ Kisah Sedih dan ‘Welcome’ Cinta Hidup Baru

Menjual kisah sedih adalah tindakan yang tanpa sadar sering kita lakukan. Diri ini terlihat sangat menderita dan perlu mendapat perhatian dari orang lain. Menjual kisah sedih untuk mendapat simpati bisa jadi satu bentuk manipulasi. Orang yang manipulatif sering menggunakan kisah-kisah sedih untuk membangkitkan rasa kasihan, membuat orang lain merasa...

Tetap Teguh dan Semangat

Akhirnya, setelah lika dan liku persiapan serta perayaan Natal, dengan segala kemeriahan dan mungkin kesepian yang amat dalam, kutemukan, bahwa “The greatest gift we can ever receive isn’t found in the shops or under our Christmas tree. It is found in our loving family and true friends.“ Kebahagiaan itu...

Buongiorno. Buon Natale
Selalu ada Waktu, jika Mau

Kunjungan Maria kepada Elizabeth, Buliknya itu sangat mempengaruhi refleksiku tentang Natal hari ini. Bukan hanya jauhnya, lelah dan berbahaya, 140 – 180 km, kunjungan itu, kalau ‘tidak diperlokke’, sungguh direncana, dan dirasakan penting, tidak akan terjadi. Maria, seperti yang saya rasa dan yakini, “sangat rindu dan ingin menyapa” Buliknya...

Ah, Ternyata Dia yang Menepuk Pundakku

Setelah tugas akhir, 37 buku, selesai saya periksa, saya lanjut dengan koreksi ujian akhir, 200 mahasiswa lebih. Di tengah jalan, saya terhenti pada satu tulisan seorang mahasiswi di akhir kertas kerjanya: “Semoga kinerjaku membuat Bapak bahagia. Bapakku cepat sembuh, ya.” Di akhir tahun, ditumpukan tugas-tugas yang belum usai, rupanya...

Merangkul Bukan Menyingkirkan

Tugas Gereja yang merangkul itu dihadirkan oleh para gembala umat, termasuk para Prodiakon, DPH, Ketua Seksi dan utamanya para Ketua Lingkungan, yang paling dekat dengan umat, paling tahu persoalan dan paling tahu kebutuhan umat. Sehingga sikap setiap gembala itu harus mempermudah bukan mempersulit. Praktek penggembalaan itu tidak boleh bertentangan...

Peranku Tanpa Nama

Dulu, di masa kecilku, Natal selalu membawa romantika khas yang membekas, dan masih ada sampai hari ini. Sering diajak ikut pentas drama Natal di Paroki atau di sekolah. Sutradaranya Suster atau Ibu guru. Dari pentas-pentas drama yang bintangnya sesama teman sekolah, tak sekalipun saya dapat peran utama seperti Yosef,...

Tindakan Nyata itu Lebih Baik, Ketimbang 1000 Nasihat

Titik terendah hidup sering kali hadir tanpa peringatan, bak badai yang mengguncang segalanya. Namun, di balik badai itu selalu ada pelangi, dan memberi terang untuk bangkit dari keterpurukan sebagai tanda, bahwa kita memiliki kekuatan lebih dari yang kita bayangkan. Sikap yang tepat itu bukan bertahan, melainkan melangkah lebih jauh...

Meneladani Bunda Maria dan Yohanes Pembaptis

Kisah dua tokoh pada hari ini, Maria yang dikandung tanpa noda dan Yohanes Pembaptis memiliki motto berbeda, tapi kandungan isinya sama: “Aku hamba Tuhan, terjadilah sesuai kehendak-Mu” dan “Aku bukan Mesias. Dia yang harus jadi besar dan aku harus makin kecil” (Yoh 3: 30). Keduanya sudah saya pilih jadi...

Jalan Terang

Di saat manusia terjatuh ke dalam tubir gelap (masalah), maka segeralah mencari petunjuk kepada Sang Empunya Cahaya seperti ada pepatah mengatakan, “Golèko Dalan Padhang” yang berarti hidup di dunia harus selalu mencari dan memilih jalan yang terang (sumber cahaya). Sebab: “Darkness cannot drive out darkness: only light can do...

Jejak Kebaikan

Jejak langkah tidak pernah berdusta, karena ia bukan berasal dari mulut yang mampu memanipulasi kebohongan. Maka pilihlah jejak kebaikan tanpa jeda. Semua yang terlihat dalam jejak hidupmu menunjukkan bagaimana skenario Tuhan dalam menuntun tiap manusia hingga sampai pada suatu titik, di mana mereka bisa membuat jejak kebaikan, tanpa jeda....

Seluas Kasih Orangtua

“Care with no reason, love with no expectations.“ Cinta orangtua itu tanpa batas dan ‘pituwas’ seperti kisah nyata berikut ini: Pulang dari Gianyar, jalanan macet parah, karena banjir. Tiba-tiba hp berdering, ternyata dari kakak yang mengabarkan putranya meninggal. Ingatan saya kembali ke 30 tahun silam, ketika kakak menelepon mengabarkan,...

Senantiasa Bersabar

Sikap teduh adalah saat terbaik, ketika nalar dan hati menyatu dalam menyikapi sesuatu yang mengharu kehidupan. Seperti dalam sikap berikut ini: Sebaik-baiknya kesabaran adalah saat engkau lebih memilih diam, ketika hati ini sedang meronta ingin didengarkan. Sebaik-baiknya kekuatan adalah ketika engkau memilih tersenyum, meski air mata ini sejak lama...