Red-Joss.com | Pagi menjelang siang tadi, teman peziarahan spiritualku berucap: “Mesakke yo Pak, Santo Yosef itu. Sekali saja tampil langsung tak tampak. Seperti ‘bolo dupak’ dalam kisah pewayangan.” Pada pergelaran wayang selalu ada tokoh yang sengaja dihadirkan hanya untuk memeriahkan suasana perkelahian di panggung atau geber pergelaran, namun dapat dipastikan pasti kalah, bahkan binasa. Mereka…
Kategori: JLITHENG
Ketika Lelah Menerpa Hati dan Pikiran…
Red-Joss.com | Jam 12.00 malam, setelah saya selesai menyusun ‘draft syllabus’ (rpkps), ada rasa lelah yang amat sangat. Saya mempunyai kebiasaan, jika ada rasa lelah (pikiran dan hati), saya tidak langsung pergi tidur. Tapi menyendiri, entah masuk kamar lain atau berdiri di pojok rumah, seperti yang saya lakukan malam ini. Sejak saya mengenal lagu “Tuhan…
Buluh yang Terkulai Dijaga-Nya
Red-Joss.com | Dalam pertemuan APP (Aksi Puasa Pembangunan) semalan diwarnai nada “gamang,” ketika dihadapkan pada pertanyaan “apa yang dapat aku bantu” sementara “kondisiku sendiri tak menentu.” Banyak perusahaan yang koleps, dan dengan derai air mata terpaksa memutus hubungan kerja dengan para karyawan setia, agar kapal yang sudah oleng itu tidak tenggelam. Ketika tidak lagi kerja,…
Hidup Dinamis seperti Air
Red-Joss.com | Dinamis artinya tidak sama saja. Terus berubah tanpa hilang arah dan jati diri. Hidup ini layaknya AIR artinya: A- Adaku ini harus jadiI – Inspirasi bagi siapa punR – Rekan yang sejalan Air dari ketinggian mengalir dan menyatu di samudera, menguap dan menyatu di langit sebagai awan. Air yang tersimpan di tanah pun…
Buatlah Dia Tersenyum
Red-Joss.com | Di saat-saat sangat hening seperti masa puasa ini saya memiliki banyak ruang untuk berkaca diri tentang : (1) Apa sesungguhnya yang telah aku kerjakan untuk Tuhan?(2) Apa kontribusiku untuk gereja dan masyarakatku?(3) Apakah karena aku sudah ikut koor, temu pra – Paska tiap akhir pekan? Juga membagi komuni?(4) Ataukah karena aku sudah pernah…
Persembahan dan Silih
Red-Joss.com | Dalam pertumbuhan suatu gereja sampai sebesar sekarang ini, selalu ada jejak-jejak yang tidak terhapus oleh waktu dan perubahan. Orang-orang yang secara unik silih berganti membawa persembahan bagi gereja berupa buah pikiran, ketulusan hati, doa, keinginan untuk mengabdi, waktu, tenaga, sebagian hartanya, mungkin juga diwarnai sedikit keluh kesah dalam mengabdi. Semua itu menjadi satu…
Voice of the Voiceless
Red-Joss.com | Pokok refleksi: “Yang ke luar dari hati, dan didorong oleh kasih, akan menetap di hati dan tersimpan selamanya.” – Jlitheng. Itulah makna terdalam dari Voice of the Voiceless. Gambaran nyata dari jiwa orang-orang yang tak segan berkorban untuk sesamanya, tanpa melihat latar belakang yang ditolong. Fenomena ini sangat kentara dan nyata ada dalam…







