| Red-Joss.com | Setiap pagi, saya menemani istri berangkat kerja sampai di depan pintu gerbang kantornya. Sebelum turun dia mengingatkan: “Jangan lupa mampir xxxxmart, beli minyak goreng.” “Cari apa, Pak?” sapa petugas melihat saya ubek tak menemukan yang kucari. “Minyak goreng,” jawabku. Petugas itu mengambilkan ke gudang, karena di rak kosong. Saya jadi ingat tempo…
Kategori: JLITHENG
Peduli itu Tabah Sampai Akhir
| Red-Joss.com | Tabah sampai akhir adalah cerminan sebuah proses keputusan yang dilandasi dengan pertimbangan yang cermat. Cermin sebuah langkah yang dirancang dengan hati-hati, penuh perhitungan, sehingga kecil kemungkinan melahirkan dalih-dalih yang membenarkan seseorang melakukan kesalahan. Jika tanggung jawab hidup seseorang dapat diganti nama dengan ‘salib’ maka setiap orang sejak dilahirkan telah memiliki dan memikul…
Wani Perih
| Red-Joss.com | Judul itu terinspirasi oleh keberanian dua sosok Ibu rumah tangga menerima tugas pelayanan. Dua sosok Ibu yang tangguh, tegar dan trengginas, namun tetap lembut dalam pembawaan diri. Makna kata ‘wani perih’ yang terbayang, adalah ketika dua Ibu itu menyampaikan niatnya untuk menerima peran sulit dalam pelayanan. Sulit karena saatnya memang sedang sulit,…
Aku Rindu Wajah Teduhmu
| Red-Joss.com | Pernah kukisahkan mimpiku sendiri, menggigil di depan pintu. Kuyup oleh hujan dan kotor oleh lumpur. Pada saat seperti itu aku selalu ingat wajah Ibuku dan matanya saat menatapku; selalu teduh dan membuatku merasa aman. Maka aku yakin, bahwa kepergiannya hanya soal raga, tapi wajah dan hatinya tetap hadir, membawa keteduhan dalam hidupku….
Bersikap Sopan, karena Peduli
| Red-Joss.com | Mungkin tidak terbayangkan sebelumnya, bahwa bersikap sopan itu erat berhubungan dengan kepedulian. Nyatanya, bersikap sopan akan membuat kita jadi seorang yang lebih peduli. Kita akan memperlakukan orang-orang di sekitar kita dengan rasa hormat. Bersikap sopan berarti berkelakuan baik. Tidak berselera rendah atau bersikap kasar di depan orang lain. Bersikap sopan berarti bersedia…
Selamat dari Gempa Jiwa
| Red-Joss.com | Pada tahun 1998, terjadi gempa bumi yang sangat besar di Armenia. Sekitar 50.000 orang meninggal. Uniknya, beberapa hari setelah kejadian itu, sebuah koran lokal memberitakan tentang seorang ayah yang menyelamatkan anaknya dari bencana. Ceritanya seperti berikut: Ayah itu selalu mengantar anaknya ke sekolah. Sambil menurunkan anaknya, sang Ayah mengucapkan, “Ayah menyayangmu, sampai…
Semakin Tak Mudah
| Red-Joss.com | Zaman terus berubah. Berubah pula cara menjalani hidup kekatolikannya. Ada yang lurus-lurus saja, tapi tak sedikit yang berbelok arah. Semoga masih dapat bertemu di ujung sana. Teringat satu cerita tentang seorang anak muda. Nampak santun, rapi, baju bagus, celana bagus, bersepatu mengkilap, dihentikan polisi, karena menerobos lampu merah. Ketika polisi menghentikan dan…







