Oleh : Jlitheng [Red_Joss.com] “I will never forget you, my people.” Kalimat ini adalah baris pertama syair lagu yang berjudul ‘I will never forget you, my People’. Sangat jelas penulisnya terinspirasi oleh Yesaya 49: 15 yang bunyinya: “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akanmelupakan…
Kategori: JLITHENG
Peka
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] PEKA adalah nama sebuah WA group yg awalnya dibuat untuk mewadahi tumpahan inspirasi dari para pengabdi yang ingin dibagikan, berupa ‘PEKA’ (Perhatian, Empati, Kasih dan Apresiasi). Sarwini, sebagai satu dari alumni PEKA, telah tumbuh bersama lingkungannya. Ia tidak lagi sekadar seorang ketua lingkungan, tapi yang menjelma menjadi sebuah gagasan, ide besar…
Hidup yang Bermakna
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Pernah melihat pohon Kates (pepaya) yang tumbuh di celah tembok, terjepit, terdesak, namun tetap berbuah? Pohon pepaya itu adalah metafora ‘urip’ yang ‘urup’. Walaupun pepaya itu didesak, dipepet, dan diinjak. Tapi, kalau ‘spirit’ hidupnya tinggi, dia akan mencari celah untuk tumbuh dan berbuah. Meskipun tidak besar, dan dengan susah payah, tapi…
Yesus Sahabat Sejati
Oleh : Jlitheng Amsal 17:17 mengatakan, bahwa seorang sahabat bukan hanya menjadi seorang teman saja, melainkan seorang yang menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran. Sore kemarin kami (istri dan saya) berjumpa Sahabat Abadi di bait-Nya yang suci lewat perjamuan Ekaristi Jumat pertama. Homilinya tentang menilai. Bahwa dalam menilai sesuatu setiap orang menilai…
Berjalan Bersama
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Berjalan bersama sebagai anggota Paguyuban Sanberna selama 30 tahun itu sungguh membahagiakan. Karena saya diterima apa adanya dan dilibatkan sebisanya, ikut mewarnai perjalanan bersama sebagai saudara. Saya percaya umat adalah satu-satunya alasan bagi Allah memberi izin berdirinya gereja di Pinang Sudimara ini. Seperti Israel, nabi – imam dan raja ada demi…
Jadikan Dia Pembawa Damai
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Perjumpaan iman juga dapat terjadi secara virtual. Seperti pengalaman saya dengan keluarga NA. Seorang jurnalis, dosen, dan Ibu rumah tangga. Temu darat belum pernah, namun secara virtual kami sering berbincang. Bercerita bukan hanya sebatas tugas, tapi juga diri, bahkan keluarga, termasuk tentang anak perempuan kecilnya. Perjumpaan saya dengan seorang anak perempuan…
Usia Tak Menyurutkan Baktinya
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Penelitian, seperti yang dilakukan oleh Laura Carstensen, pakar penuaan dalam “A Long Bright Future”, 2011, acap menunjukkan, bahwa banyak lansia lebih bahagia daripada usia dua puluhan yang dianggap berada di puncak kehidupan. Orang yang berusia di atas 65 tahun memiliki pandangan paling stabil dan optimistik dari semua orang dewasa. Saya melihat…







