Oleh : Jlitheng [ Red-Joss.com ] Peduli adalah ketabahan sampai akhir. Tabah sampai akhir adalah cerminan sebuah proses keputusan yang dilandasi dengan pertimbangan yang cermat. Cermin sebuah langkah yang dirancang dengan hati-hati, penuh perhitungan. Sehingga kecil kemungkinan melahirkan dalih-dalih yang membenarkan seseorang melakukan kesalahan. Jika tanggung jawab hidup seseorang dapat diganti nama dengan Salib, maka…
Kategori: JLITHENG
Pemeliharaan yang Suam-Suam
Oleh : Jlitheng “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Wahyu 3:15). “Sugeng siang, Bapa. Kalau Bapa ada waktu, kami nanti malam pengin sowan ke rumah, apakah bisa?” “Bisa, tapi…
Lurus Hati
Oleh : Jlitheng [ Red-Joss.com ] Patokan: Orang yang kau pilih itu ibaratnya benih yang kau tanam dan buah yang kau petik kelak. Makin kudalami jejak iman Maria Magdalena dan Petrus, yang bertemu di titik “aku melihat Yesus”, membuat aku makin kagum pada kecermatan Yesus, ketika memilih Petrus sebagai “kandidat leader masa depan gereja-Nya.” Walau…
Berbaik Sangka
Oleh : Jlitheng [ Red-Joss.com ] Selokan depan rumah itu masih bersih, hanya ada satu gelas plastik yang jatuh. Mungkin tersampar kaki orang yang sambil lewat atau diterbangkan angin. Rerumputan di pinggir jalan samping itu juga hanya beberapa yang agak tinggi. Sebab belum lama selokan dan jalan itu sudah dibersihkan oleh Pak Asep, yang biasa…
Kabar Burung Kabur
Oleh : Jlitheng | Red-Joss.com | Menyimpulkan ala ‘bakul sinambi wara’. Selain salah bisa menjadi fitnah. Si A berjumpa B di BXC. “Lho, tadi ke gereja mana?” tanya A. “Di Sana. Loe?” jawab B. “Saya tadi di Sono, jarang di gereja sendiri. Khotbahnya garing,” kata A. “Pantesan saya sering melihat C di …, bosen katanya,”…
Sujud Diri di Hadirat Ilahi
Oleh : Jlitheng | Red-Joss.com | Namanya ibu LP. Lembut hati dan pemurah. “Leres bu”, kataku atas respon Bu LP, bahwa “Ziarah” (juga yang domestik) adalah ungkapan sujud diri dihadirat Illahi. Sujud diri itu senada makna dengan merendahkan diri (Galatia 2, 20), yakni menyadari, bahwa hidup saat ini bukan lagi kita sendiri yang berkuasa melainkan…
Gandum dan Ilalang
Oleh : Jlitheng Ada yg menarik dari homili kemarin sore: ‘gandum dan ilalang’ sebagai gambaran fakta tarik menarik abadi antara ‘kuasa baik dan jahat’ dalam hidup setiap orang, tanpa kecuali. Penentuan akan terlihat kelak, kalau orang itu mati. Apakah gandumnya berbuah atau ilalang yang jaya. Hari yang sama kita rayakan pesta Maria Magdalena. Dia dikisahkan…







