Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Lagu Daud: “Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu, terhadap orang-orang fasik yang menggagahi aku, terhadap musuh nyawaku yang mengepung aku” (Mz 17:9). Umat itu ibarat biji mata yang dilindungi Tuhan sebagai milik kesayangan-Nya. Dari antara umat itu ada yang khusus dipilih Tuhan untuk menjalankan tugas tertentu, namanya…
Kategori: JLITHENG
‘Gething Nyandhing’
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Sepekan yang lalu, setelah sekian lama tidak kembali terdengar kata ‘gething’ yang artinya benci. Dalam banyak hal (ndilalah), yang tidak disukai justru yang dimiliki. Maka ada idiom ‘gething nyanding’. Idiom ini dikenal di kalangan Jawa untuk menggambarkan sesuatu yang dibenci namun satu saat justru bersama. “Berencana Boleh, tapi Tuhan Yang Putuskan”…
Cerita Kita Berbeda
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Seorang anak laki-laki berusia 20an tahun yang melihat ke luar dari jendela kereta api sambil berteriak: “Ayah, lihat pepohonan di belakang!” Ayahnya tersenyum. Pasangan muda yang duduk di dekatnya, melihat perilaku kekanak-kanakan pemuda berusia 20an tahun itu dengan kasihan. “Ayah, lihat awan berlari bersama kita!” tiba-tiba dia berseru lagi. Pasangan itu…
Tidak Sama, karena Beda Kualitas
Oleh : Jlitheng Dari cerita cah de Britto: (Cara seseorang menanggapi kritik atau cemoohan pada dirinya akan menampakkan mutu dirinya. Jelas beda). Saat saya masih tinggal di Yogyakarta di Paroki Kotabaru, salah satu pastor idola saya adalah Romo Jacobs. Pria Belanda yang berperawakan tegap berambut keriting pirang ini selalu tampil serius tanpa senyum ketika berjalan…
Allah yang Setia
Oleh : Jlitheng [Red_Joss.com] “I will never forget you, my people.” Kalimat ini adalah baris pertama syair lagu yang berjudul ‘I will never forget you, my People’. Sangat jelas penulisnya terinspirasi oleh Yesaya 49: 15 yang bunyinya: “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akanmelupakan…
Peka
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] PEKA adalah nama sebuah WA group yg awalnya dibuat untuk mewadahi tumpahan inspirasi dari para pengabdi yang ingin dibagikan, berupa ‘PEKA’ (Perhatian, Empati, Kasih dan Apresiasi). Sarwini, sebagai satu dari alumni PEKA, telah tumbuh bersama lingkungannya. Ia tidak lagi sekadar seorang ketua lingkungan, tapi yang menjelma menjadi sebuah gagasan, ide besar…
Hidup yang Bermakna
Oleh : Jlitheng [Red-Joss.com] Pernah melihat pohon Kates (pepaya) yang tumbuh di celah tembok, terjepit, terdesak, namun tetap berbuah? Pohon pepaya itu adalah metafora ‘urip’ yang ‘urup’. Walaupun pepaya itu didesak, dipepet, dan diinjak. Tapi, kalau ‘spirit’ hidupnya tinggi, dia akan mencari celah untuk tumbuh dan berbuah. Meskipun tidak besar, dan dengan susah payah, tapi…







