Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Di ujung jemarimu adarindu yang hendakkugapai, walau kutahu,bahwa tak selamanyasanggup kuraih.”(Nyanyian Rindu) “Laksana pungguk merindukan rembulan,” demikian peribahasa yang mendeskripsikan, bahwa tidak semua keinginan dan cita-cita itu dengan mudah akan diraih. Hidup itu Sebuah Anugerah Indah Sang Kebijaksanaan sejati telah mengabarkan kepada dunia, bahwa nama kita telah terukir indah di…
Kategori: FR.M. CHTISTOFORUS, BHK
Wajahku Ada di Dalam
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tatkala aku sempatmelihat ke dalam,ternyata wajahku punberada di dalam.”(Refleksi tentang Kesadaran) Lewat tulisan refleksi ini, kita diajak untuk turut mencermati dan memahami, “apa dampak serta risiko negatif dari sikap acuh tak acuh kita” di dalam sebuah komunitas? Wajahku pun Berada di Dalam Seorang aktivis keagamaan sangat risau akan sebuah fenomena…
Sang Manusia
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sang manusia,siapakah engkau?”(Pertanyaan Abadi) Tiga Buah Pertanyaan Abadi Pertanyaan abadi itu yang sudah setua usia hidup manusia. Pertanyaan yang bersifat sangat spontan yang deras mengalir dari dasar lubuk jiwa suci manusia. Pertanyaan yang membuat manusia harus terjaga dari tidur panjangnya. Juga pertanyaan refleksi yang mengekspresikan, bahwa manusia adalah ciptaan yang…
Sulitnya Mencabut Sebatang Pohon
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hidup ini merupakan sebuah ‘proses menjadi’yang biasanya diawalidari hal-hal kecil danselanjutnya dapatmembentuk sebuahkebiasaan.”(Didaktika Hidup Sadar) “Sehari selembar benang, lama-kelamaan dapat jadi sehelai kain,” demikian sebuah pepatah bangsa kita. Tentu kita pun tahu makna pepatah ini. Perintah untuk Mencabut Tanaman Seorang Guru tua membawa seorang murid untuk memasuki sebuah hutan belantara….
Dua Buah Lukisan
(yang Kusam dan yang Abstrak)
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hiduplah seakan-akanAnda akan mati besok,tapi belajarlahseakan-akan Anda akanhidup selamanya”(Mahatma Gandhi) Tentang Hidup dan Kehidupan Kali ini kita akan merefleksikan tentang, bagaimana kita seharusnya hidup dalam arena kehidupan ini. Hidup ini ibarat sebuah ziarah yang diawali dari sebuah titik, lalu berproses, dan akhirnya akan berakhir pada sebuah titik akhir juga. Kiat…
Kaca Benggala
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hendaknya semuaorang selalu bersikapmawas diri.”(Filosofi Kaca Benggala) Agar tindakan sewenang-wenang tidak berulang, rupanya diperlukan kaca benggala (cermin besar). Suatu cermin yang dapat memperlihatkan wajah keseluruhan, terutama yang tidak terlihat, yaitu kekurangan dan kelemahan diri sendiri. Cermin yang menyadarkan untuk membersihkan diri sebelum menghakimi pihak lain.(Demikian paragraf akhir dari tulisan A….
Tuhan pun Terharu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Nak, besok ayahmuakan sembuh.”(Harapan yang Berbuah) Besok, Ayahmu Sembuh Seorang Bocah Jerman berusia enam (6) tahun siang dan malam terus meratap, karena Ayahnya yang sedang dirawat di rumah sakit (RS) akibat terkena peluru dalam Perang Dunia II. Tuhan pun ternyata turut merasa terharu mendengar ratapan nan sendu menyayat hati dari…







