Mana yang Utama
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Yang pertama dan utama, jadilah seorang manusia. Sekali lagi, jadilah seorang manusia.Selanjutnya, jadilah apa saja.”(Amanat Hidup Sejati)… | Red-Joss.com | Tidak dapat disangkal, bahwa manusia itu ciptaan teragung dan mulia dibanding ciptaan lainnya. Bahkan manusia itu dijuluki sebagai mahkota dari segala ciptaan. Dia, bahkan...
Sadar Diri Tinggi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pencapaian tertinggi dari proses olah rohani adalah meraih kesadaran diri tertinggi.”(Proses Penemuan Diri Sejati)… | Red-Joss.com | Hingga kini, manusia masih sering salah kaprah dalam memahami ‘kesatuan antara jiwa dan badan’. Keberadaan jiwa dan badan itu bukan merupakan dualisme, melainkan satu kesatuan utuh total....
Mari Menggosok Batu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Aku menggosok batu ini untuk membuatnya menjadi cermin.”(Amanat Sang Kebijaksanaan)… | Red-Joss.com | Suatu hari, di saat seorang murid sedang bermeditasi, tidak jauh dari situ, sang Guru (pembimbing rohani), terus menggosok batu pada lantai kamar tempat sang murid bermeditasi. Walau pun merasa terganggu, murid...
Keluhuran Jiwa Sang Pelukis
Fr. M. Christoforus, BHK “Sang pelukis sejati akan tulus mengekspresikan keluhuran jiwanya, dan dia pun tidak sekadar untuk menerima bayaran.”(Kisah Keluhuran Jiwa Pelukis Paulo Veronese) | Red-Joss.com | Pelukis adalah seniman yang mengekspresikan keluhuran jiwanya lewat karya melukis. Mereka memiliki talenta, berupa kharisma sebagai pelukis besar. Anda dan saya...
Penunjuk Sang Waktu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sang manusia hidup, bergerak, dan ada di atas relungan sang waktu dan tempat.”(Amanat sadar atas makna sang waktu dan tempat bagi kehidupan) Apakah itu sang waktu? Waktu dan tempat itu sungguh tidak dapat dipisahkan. Keduanya bagai sekeping mata uang koin. Karena tidak akan ada...
Minoritas Kreatif
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Peradaban besar tidak pernah diciptakan olehbanyak orang.”(Prinsip Dasar Teori Minoritas) Di dalam hidup dan bermasyarakat, sering juga kita mendengar ungkapan, ‘stres minoritas’, yaitu suatu perasaan sosial, bahwa dirinya kecil, kurang, dan tidak diperhitungkan oleh kelompok mayoritas. Hal ini memang ada dan sangat sering terjadi...
Anak-anak Bertelanjang Dada
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tatkala kokok sang ayam mulai terdengar berderai bersahutan, itu pratanda sang malam pun akan segera lewat.Tatkala terdengar lantang suara sorakan anak-anak, itu pratanda sang mentari pun tiba.” (Dari Nyanyian Swara sang Alam) Ya, anak-anak. Kapan dan di dalam budaya mana pun sejatinya, mereka memiliki...
Kala Tubuh ini Meringis
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tubuhmu bukanlah besi dan beton. Secara fisik, dia pun hanya terdiri dari darah dan daging.”(Catatan Kesehatan tentang Rintihan Bahasa Tubuh) Tulisan yang bertemakan kesehatan ini, bertolak dari “bagaimana idealnya sikap kita manusia,” di kala tubuh jasmani mereaksi dengan merintih ringis. Dari: (Asuhan Dr. H....
Ekspresi Sederet Wajah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Wajah kita adalah ekspresi jati diri kita.”(Ekspresi Kisah Hidup) Inilah kabar baik dari ekspresi sederetan pajanan wajah. Antara: wajahku, wajahmu, wajah kamu, dan juga wajah kita. Sungguh, sekeping wajah telah mewakili, siapakah si pemilik sekeping wajah itu. Ternyata, wajah kita sudah sangat dikenal oleh...
O Tempora, O Mores
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Wahai sang waktu, wahai sang kehidupan,ada apa denganmu. Semoga kamu pun baik-baik saja.”(Amanat Agung sang Kehidupan Sejati) Berdasarkan pemaknaan secara filosofis, bahwa sejatinya manusia hanya memiliki ‘tiga hari’ di dalam hidupnya. Sungguh, kita hanya memiliki “hari ini, hari kemarin, dan hari esok.” Adapun hari...
Sejumput Misteri Hidup
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kehidupan adalah sebuah misteri yang dapat mencengangkan hati.”(Amanat Kehidupan) Sesungguhnya, hidup dan kehidupan ini bagaikan biduk yang sedang mengarungi dan berselancar di atas gairah gelora samudra yang tidak dipahami maknanya oleh manusia. Ada banyak kisah peristiwa hidup yang melampaui dan tidak terjangkau oleh akal...
Anak Kucing Liar
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pada mulanya kita pun laksana seekor anakkucing liar di jalanan hidup ini.”(Amanat Kasih sang Kehidupan) Siapa pun tentu mengenal kucing. Hewan unik yang tampak lembut dan cerdik bersiasat menghadapi hidup. Siapa pun tentu sayang padanya. Bahkan ada petuah menarik berkaitan dengan hewan ini. “Barang...
Memutus Senar Harpa
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Persahabatan sejati hanya terjadi di antara orang-orang yang tulus hati.”(Amanat Cinta dan Kehidupan Sejati) Hidup dan ikatan persahabatan sejati di antara sesama manusia adalah sebuah naluri kemanusiaan yang tidak pernah mati. Sudah sejak hadirnya manusia di planet bumi ini, relasi persahabatan sejati antar sesama...
Vox Populi, Vox Dei bukan Vox Rei, Vox Dei
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Benarkah kita sudah sungguh merdeka secara lahir – batin?” (Refleksi Retoris tentang Kearifan Hidup) Tulisan ini terinspirasi, karena terdorong oleh rasa empati dan spirit kerakyatan. Bertolak dari sebuah tulisan dalam kolom Opini, Surat kepada Redaksi, koran Kompas, Senin, 4/3/2024. “Pesan Bapak Bangsa,” oleh Samesto...
Makna Filosofis Seutas Jubah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Apakah makna sentral dari seutas jubah?”(Memaknakan hidup berdasarkan pengenaan busana ragawi) Jubah, atau lengkapnya seutas jubah, memang sudah dikenakan oleh manusia sejak zaman dulu dari berbagai suku bangsa. Mengenakan seutas jubah, memang sudah mentradisi. Bahkan ada yang digunakan sebagai busana harian, sesuai iklim dan...