Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tatkala selembar daunjatuh ke bumi, tak seorang punyang peduli.”(Didaktika Hidup Sadar) “Jangankan terhadap secarik dedaunan, bahkan di saat manusia mati pun, tidak ada seorang yang sungguh menghiraukannya,” demikian sebuah seruan yang mendeskripsikan sebuah realitas hidup kita. Puisi Daun-Daun Jatuh Tatkaladedaunan jatuh gugur terkulai di sunyi bumiadakah sekeping hati kan sendu…
Kategori: FR.M. CHTISTOFORUS, BHK
Benarkah Perang adalah Bapak dari Perdamaian?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Karena peperanganbermula dari pikiranmanusia, maka dalampikiran manusialahpertahanan untukmenjaga perdamaianharus ditegakkan.”(Konstitusi UNESCO) Menurut Renzo Tosi, adagium “Bellum pacis pater,” “Perang adalah bapak dari perdamaian,” adalah elaborasi dari pemikiran filosof Yunani Kuno, Herakleitos. Demikian Pius Pandor, CP dalam bukunya berjudul “Ex Latina Claritas.” Mengapa demikian? Konsepnya, bahwa perang memiliki kekuatan menceraikan sekaligus…
Sebatang Pensil Kehidupan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Runcingkan selaluujung mata pensilmu,agar Tuhan dapat menuliskan tentang hari depanmu.” Anda pun Sebatang Pensil Sang kebijaksanaan dengan lantang berkata kepada semesta raya kehidupan ini, “Engkau adalah sebatang pensil bagi kehidupan ini, maka selalu runcingkan ujung mata pensilmu itu.” Ternyata Anda, saya, dan kita ini laksana pensil-pensil kehidupan yang akan menari-nari…
Peliharalah Dulu Airnya, Baru Ikannya
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Peliharalah dulu air, baru menaburkan ikan.” Masyarakat kita mengenal frase, memelihara ikan, sebutan atau predikat bagi orang yang menernakan ikan sebagai sebuah profesi. Secara filosofi, kita, sering terjebak dengan menyibukkan diri untuk mengutamakan memelihara ikan, padahal kita belum memperhatikan kualitas airnya. Bersihkah airnya, berlumpur ataukah jernih. Karena ada jenis ikan…
Kearifan, di manakah Engkau
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Dalam legenda Hindu dikisahkan, bahwa dahulu kala, manusia memiliki pengetahuan seluas layaknya para Dewa. Namun, alangkah kecewanya para Dewa, karena ternyata manusia telah menyalahgunakan keunggulannya sebagai makhluk berpengetahuan setara para Dewa dengan bersikap angkuh dan membusungkan dada. Apa lacur, akhirnya para Dewa mencabut keunggulan pengetahuan itu dan menyembunyikannya. Para dewa…
Mengapa Ribut Melulu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Mengapa segalasesuatu harus selaludiributkan, apa yangsesungguhnya terjadi?”(Amanat Hidup Sadar) Sakitnya Gendang Telinga Kita Di negeri yang sangat molek nan agamis ini, koq mengapa, segala sesuatu cenderung untuk selalu diributkan? Apa sesungguhnya yang telah terjadi? Kegaduhan itu justru bermula dari gerbang agung istana negara dan bahkan hingga merambat ke pelosok negeri…
Keutamaan Manusia
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kasih adalah Ibu, akar, dan bentuk dari semua keutamaan.”(Thomas Aquinas) Apa itu Keutamaan? Menurut Prof. Dr. Frans Magnis Suseno, keutamaan itu pertama-tama mencirikan sesosok pribadi yang teguh hatinya, bersikap mantab, tidak mudah resah, pemberani, dan dapat diandalkan. Jadi, tidak sekadar karena ia selalu berbuat baik. Gagasan besar ini ditimbanya sebagai…







