Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | Kini, saya pun teringat akan sebuah adagium Latin, “Maxima debitur puero reverentia.” Kasih sayang berlimpah, wajib diberikan kepada anak kecil. (Juvenal). Saudara, suatu waktu, seorang pria paro baya menggandeng lengan sang putranya yang berusia lima tahun. Mereka sedang melintas di jalan. Dari arah berlawanan, mereka berpapasan dengan seorang…
Kategori: FR.M. CHTISTOFORUS, BHK
Robohnya Nurani Kami
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | Jumat, 24 Februari 2023, harian Kompas menurunkan di kolom “Surat kepada Redaksi,” sebuah “surat pembaca,” atas nama Gunawan Suryomurcito, Pondok Indah, Jakarta 12310. Menarik untuk disimak, beliau menuliskan, jika AA Navis (1924-2003), dalam cerpennya “Robohnya Surau Kami” (1956), menyampaikan suatu ‘kritik sosial’ atas situasi masa itu, maka hari-hari…
Lepaskanlah…!
Oleh Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | Masih ingatkah Saudara, akan kisah seseorang yang sangat “erat menggenggam sekeping koin” di dalam genggamannya? Itu, koin masa lalunya. Itu, koin kepahitan dan kehancuran hidupnya. Itu, sekeping koin, yang sangat mematikan, bak seteguk racun bagi masa depannya. Dia saat itu, laksana seseorang yang tetap memikul beban di pundaknya,…
Kebijaksanaan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | Kebijaksanaan, apa itu? Dunia ini, sungguh merindukan kehadirannya. Siapakah yang sanggup meraihnya? Dunia ini membutuhkan figur-figur serta orang-orang bijaksana agar hidup ini dapat tenteram dan damai. Kita mengenal kekuatan kedasyatan dari sebuah kebijaksanaan lewat tindakan besar seorang raja. Raja Salomon, dihadapkan pada sebuah pilihan getir. Ketika dua orang…
Via Dolorosa
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com | “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.” Demikian, sebuah “didaktika hidup” warisan sang leluhur bangsa kita. “Via Dolorosa,” itu adalah “Jalan Penderitaan, Jalan Kedukaan.” Saudara, ternyata sudah banyak orang sukses yang telah melintasi jalan penderitaan ini. Dari si “pengais sampah dan penjaga parkir” jalan, ternyata, kelak dapat menjadi seorang “kepala sebuah…
Laksana Semut-Semut
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com – “Jadilah seperti semut, yang mampu setia, seiring, dan sejalan.” “Berbahu membahulah kamu, laksana semut.” Seorang guru agama pagi hari, meletakkan sepotong roti tepat di bawah sebatang pohon beringin di halaman sebuah sekolah dasar (SD). Pukul O9. 00 pagi, saat jam pelajaran agama, sang guru inspiratif itu mengajak sejumlah…
Matahari
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK Red-Joss.com – Lord Byron (1788-1824) penyair Inggris, menulis, “Bila matahari tertawa, jiwaku lebih mendekat kepada Tuhan.” Ada sejumlah ungkapan, “Matahariku adalah jiwaku,”“Matahariku, ekspresi hidupku,”“Matahariku simbol kesetiaanku.” Pernah, ada sekelompok siswa asing yang sedang asyik belajar bahasa Indonesia. Sang Guru, yang adalah orang Indonesia, mengajak para siswa untuk belajar “frase idiom”…







