Kadang kita bersikap sangat kompromistis terhadap kesalahan dan memaafkan diri sendiri, tapi sangat arogan mengeritik dan menghujat sesama atas dosa dan kesalahan yang sama. Dalam Injil, Yesus menganjurkan kesadaran baru dengan berlandaskan nilai kerendahan hati, bila kita ingin mengeritik orang lain. Firman-Nya, “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang…
Refleksi Kemanusiaan:
Ada Jemari Terulur di Lampu Merah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Jangan beri mereka uang, tapi peluang.”(Slogan Bombastis) Ratapan Anak Jalanan Ada anak semata wayang, ada anak yatim piatu, dan juga ada anak jalanan. Anak jalanan adalahsi dia, si aku, si kau, si kamu, si kita, dan si mereka juga. Dia yang meratap sendu di hulu hatiku dan hatimu. Sendunya kehabisan…
Domba dan Kambing Prapaskah
Ada satu pesan whatsapp yang tersebar melalui grup-grup dan diteruskan orang-perorangan, katanya: Setiap tahun kita menekuni berpuasa, berdoa dan beramal, namun hasilnya tidak cukup maksimal. Suatu saat kita jadi orang baik, di waktu lain jadi orang jahat. Hari ini kita memilih berkat, besok bisa berubah jadi kutuk. Pengampunan dan pertobatan terjadi pada saat pengakuan dosa,…
Kekudusan itu Kasih yang Dipraktekkan
“Kasih tidak pernah abstrak. Yesus memberitahu kita wajah siapa itu… Ia ada dalam diri yang lapar, sakit, dan terlupakan.” Dalam Kitab Imamat Allah berfirman: “Kuduslah kamu, sebab Aku, Tuhan Allahmu, kudus. Kekudusan ternyata tidak jauh dari manusia, itu adalah kasih yang nyata dan jujur. Tidak menipu dan membenci dalam hati. Tapi mengasihi sesama seperti diri…
Yang Kecil dan Mengganggu, Tolong yang Keliru itu Diingatkan
“Maaf! Apa pun reaksi kita pada mereka yang makan/minum sambil berjalan itu menunjukkan cermin kepedulian kita pada keluarga.” -Mas Redjo Jangan pernah bilang, bahwa pemandangan tersebut hal biasa dan urusan masing-masing pribadi. Padahal sejatinya menunjukkan jatidiri kita yang egois dan individualis. Tidak harus tersinggung dan sakit hati pula, karena hal itu fakta. Lebih bijak, jika…
Jejak Kelana Nafas-51
Bocah Angin-545
Bercermin pada Debu Tanah
1.Wahai…Matamu angkasa sorotlah ragakuagar aku bisa berkaca pada debu tanahAku sudah sujud mencium debuAku telah rebah memeluk tanahTetapi…mataku tak bisa melihat wajahku 2.Wahai…Senyummu purnama dan gemintangSibakkah sayap gulita yang heningDatanglah belai tubuhku miskin sepiagar bisa bercermin pada wajah bumiAku telah menyusuri gelap malam galauuntuk mencari sosok wajahkutetapi tanyaku hanya bertemu diam beku 3.Wahai…telaga, kolam, sungai…
Cinta Kasih Timbal Balik
“Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25: 40). Kesempurnaan Kristiani terdapat dalam tindakan cinta kasih ganda: pertama kepada Allah dan kemudian kepada manusia. Cinta kasih merupakan unsur utama dan hakiki dalam kekudusan Kristiani. Oleh karena itu, semakin orang itu berkembang…







