Dalam Gereja Katolik, pelayanan terapis sebagai ‘caregiver’ adalah bagian dari Kerasulan Kategorial A.S.A.P. Kuncinya adalah “Asal Selalu Ada Perhatian,” sebagai wujud nyata kasih Allah yang tidak berkesudahan. Ketika dunia medis memiliki keterbatasan, kehadiran yang utuh dan perhatian yang tulus itu jadi saluran rahmat yang paling menyembuhkan.
Jadi terapis dan ‘caregiver’ berarti menjawab panggilan sebagai ‘manus longa Dei’ (perpanjangan tangan Tuhan). Dengan memeluk mereka yang rapuh, kita menghadirkan cinta Ilahi secara konkret. Bagi-Nya tidak ada yang mustahil; melalui perhatian kita, mukjizat kedamaian hati senantiasa dicurahkan bagi mereka yang sakit.
Mari terus melayani sambil menyucikan diri, karena setiap perhatian kecil kita adalah pancaran kasih Allah yang abadi.
“Tuhan, alirkanlah kesucian di hatiku dan jadikan hidupku jadi sahabat-sahabat-Mu.”
Berkah Dalem.
Jlitheng

