Bangsa Israel tercerai-berai di antara bangsa-bangsa penyembah berhala, karena mereka tidak taat kepada Allah. Itulah hukuman yang mereka terima. Walaupun mereka sudah mendapat peringatan dari Tuhan, tapi mereka tetap menolak ketetapan dan perjanjian Tuhan. Sehingga Tuhan sangat murka, dan menjauhkan mereka dari hadapan-Nya. Hukuman yang mereka terima itu merupakan pelajaran bagi kita agar setia kepada Allah.
“Berbaliklah kalian dari jalan-jalanmu yang jahat itu; dan tetaplah mengikuti segala perintah dan ketetapan-Ku…”
Dalam Injil, Yesus meminta kita untuk tidak menghakimi orang lain, karena kita memiliki kelemahan berupa ‘balok’ dalam diri sendiri.
Teguran Yesus mengingatkan kita untuk lebih dahulu merawat hati, mengatasi dosa, dan kelemahan dari dalam diri sendiri sebelum mencoba untuk memperbaiki atau menghakimi orang lain. Sikap ini mengandaikan kita mau rendah hati untuk menyadari kerapuhan diri kita sendiri. Tidak merasa diri bersih dan menghakimi yang lain kotor. Yesus menegaskan: “Hai orang munafik, ke luarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan serpihan kayu itu dari mata saudaramu.”
“Tuhan Yesus Kristus, Engkau meminta kami untuk mengeluarkan serpihan dosa dalam diri kami sendiri. Bantulah kami untuk mengeluarkannya, sehingga kami jadi contoh yang baik bagi sesama. Amin.”
Ziarah Batin

