Dalam mewartakan Injil, setiap orang mempunyai caranya sendiri. Misalnya, ada yang memberikan kesaksian secara sederhana dalam keseharian sebagai seorang anak, orangtua, sanak saudara, teman, istri, suami, dan lain-lain. Setiap orang menjalankan atau melaksanakan ajaran Tuhan dalam kehidupannya sesuai tugas dan panggilan hidupnya.
Santo Paulus mengingatkan Timotius untuk tidak menyangkal kebenaran dan terus berjuang bagi orang-orang pilihan Allah supaya mereka juga mendapatkan keselamatan dalam Kristus Yesus. Dalam Injil, seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus tentang perintah yang paling utama. Yesus menjawab, bahwa perintah yang paling utama adalah mengasihi Tuhan dan sesama. Ahli Taurat itu mengerti dan memahami, bahwa jawaban Yesus benar, karena itu ia mau mengabdi dan mengasihi Tuhan serta melayani sesama.
Kita diajar untuk mengutamakan kasih akan Tuhan dan sesama. Bukan hanya mengerti ajaran agama, melainkan terutama mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak boleh takut untuk menghadapi tantangan dalam iman, tapi terus berjuang untuk kebenaran. Karena kasih adalah pilihan yang utama. Kasih kepada Tuhan dan sesama harus jadi dasar dari segala tindakan kita.
“Tuhan Yesus, bimbinglah kami supaya tetap setia pada kebenaran Injil dan terus berusaha untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Amin.”
Ziarah Batin

