“Fakta membuktikan: hidup sukses dan bahagia itu diawali dari dapur rumah tangga sendiri.” -Mas Redjo
…
Nasihat bijak itu realitis, karena banyak bukti telah menunjukkan fakta itu.
Ternyata dapur rumah tangga itu tidak sekadar tempat Ibu memasak, tapi yang utama untuk merajut hubungan baik antar anggota keluarga dan memandirikan anak!
Ibu memasak di dapur itu biasa. Jadi luar biasa, karena sejatinya Ibu tidak sekadar mengolah masakan, tapi yang utama adalah mengolah hubungan antar anggota keluarga agar harmonis dan anak-anak bertumbuh dengan percaya diri, bertanggung jawab, serta mandiri.
Dengan membangun interaksi kebersamaan dalam keluarga agar jalinan hubungan orangtua dan anak, atau antar anggotanya itu jadi dekat, akrab, dan guyup rukun.
Dengan membiasakan anak belajar bekerja sejak dini itu sesungguhnya kita mengajar dan mengasah anak agar makin peka dan peduli dengan kerepotan orangtua, sekaligus agar hati anak juga berempati untuk rela membantu meringankan beban hidup orang lain.
Disadari dan diakui oleh orangtua atau tidak, dengan mendisiplinkan anak untuk melakukan pekerjaan harian di rumah dan bersosialisasi itu sejatinya kita mendidik anak agar terlatih, terampil, percaya diri, bertanggung jawab, dan mandiri.
Anak-anak bertumbuh besar dan tidak cengeng, berwawasan luas, etos kerja meningkat, bersikap dewasa, ulet dalam menghadapi persaingan global, dan tangguh.
Jangan kaget pula, dengan melatih anak terbiasa melakukan pekerjaan rumah sejak kecil, hasilnya adalah mereka pandai mengatur waktu dan menerapkan prioritas untuk meraih sukses dalam hidupnya, dan bahagia.
Mas Redjo

