Sering kali, masalah terbesar kita bukanlah apa yang orang lain lakukan, melainkan apa yang otak kita ‘tambahkan’ terhadap tindakan mereka.
Contoh ilmu ‘Cocoklogi’ : Kita melihat seseorang merokok, lalu asumsi kita melompat terlalu jauh (overthinking). Kita melabelinya sebagai ‘penghancur kesehatan bumi’ atau pribadi yang egois. Dalam sekejap, di kepala kita, dia bukan lagi manusia biasa, melainkan musuh lingkungan.
Asumsi sering kali adalah cara termudah bagi ego kita untuk merasa lebih benar daripada orang lain. Tapi sebelum kita menghukum seseorang atas asumsi kita, tanyalah pada diri sendiri: “Apakah saya sedang melawan orangnya, atau hanya sedang memukuli bayangan di pikiran saya sendiri?”
‘Elingo’ : Jangan sampai kita kelelahan berperang, padahal lawan yang dipukul itu hanyalah bayangan di pikiran kita sendiri.
“Sudahkah kita membedakan mana fakta, dan mana cerita yang kita buat-buat?”
Berkah Dalem.
Jlitheng

