“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku” (Yoh 14: 1).
Pernahkah Anda merasa gelisah? Jika pernah, adakah orang lain yang memberikan solusi atas kegelisahan tersebut?
Hal yang sama juga dialami oleh para murid. Mereka merasakan kegelisahan, ketika dihadapkan pada kenyataan, bahwa Yesus akan meninggalkan mereka. Tapi kegelisahan para murid itu mendapatkan jawaban dari Yesus. Dengan penuh wibawa Ia berkata, “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”
Kata-kata Yesus itu juga ditujukan kepada kita. Ketika kita mengalami kegelisahan, Yesus mengarahkan kita untuk percaya dan beriman kepada-Nya. Demikian pula, saat kita mengalami kebuntuan dan bahkan kehilangan arah. Yesus menawarkan diri-Nya sebagai Jalan, Kebenaran, dan Hidup. Oleh karena itu, kita diundang untuk datang kepada Yesus dan percaya, bahwa di dalam Dia terdapat solusi yang terbaik. Percayalah bahwa Ia akan menepati janji-Nya.
Atas semua kegelisahan yang pernah dan mungkin sedang dialami, marilah kita berseru kepada-Nya, “Yesus, kuatkan dan teguhkan iman dan kepercayaanku kepada-Mu, sebab Engkaulah Jalan, Kebenaran, dan Hidupku. Amin.”
Sr. M. Floriana, P. Karm
Jumat, 01 Mei 2026
Kis 13: 26-33 Mzm 2: 6-7.8-9.10-11 Yoh 14: 1-6
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

