Pertobatan dan keberanian menghadapi tantangan adalah dua hal penting dalam hidup Kristiani. Kita tidak bisa sungguh mengikuti Kristus, jika menolak untuk berubah dan enggan menghadapi penderitaan demi iman.
Paulus bertemu dengan sekelompok orang di Efesus yang telah dibaptis oleh Yohanes. mereka belum mengenal Roh Kudus. Mereka tulus, tapi belum mengalami kepenuhan hidup dalam Kristus. Menghadapi kenyataan itu, Paulus tidak menghakimi mereka, tapi membimbingnya. Setelah dibaptis dalam nama Yesus dan menerima penumpangan tangan, Roh Kudus turun atas mereka dan mengubah hidup mereka.
Dalam Injil, Yesus menyampaikan kenyataan yang sering kali kita hindari, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan.” Jadi murid Kristus itu bukan jaminan hidup mudah. Bahkan, para murid yang telah berjalan bersama-Nya, saat pencobaan itu datang, mereka tercerai-berai dan meninggalkan-Nya. Slih-alih Yesus menghakimi, justru menguatkan mereka dengan berkata, “Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Inilah janji yang meneguhkan kita, bahwa di tengah badai kehidupan, Dia memberikan damai itu. Di tengah kelemahan, Dia menjanjikan kemenangan.
“Ya Tuhan, berikanlah kami semangat pertobatan yang tulus, keberanian untuk menghadapi tantangan, dan sukacita sejati dalam mengikuti-Mu setiap hari. Amin.”
Ziarah Batin

