1.
Sedemikian kuat dendamku padanya
karena kuyakin dialah penghalang hasratku
Sebegitu dasyat amarahku pada mereka
karena kupercaya bahwa kegagalanku diupayakan mereka
Maka…
aku ingin membalaskan dendam pada dia
aku mau lampiaskan amarah pada mereka
Agar aku merasa terpuaskan hasratku
Dan aku yakin demikianlah harkat martabatku
harus dipulihkan dengan membalas dendam dan lampiaskan amarah
2.
Ketika ada rindu bergelora
untuk mendapatkan perhatian dia
Segala upaya coba aku lakukan
tak peduli halal atau haram
asalkan bisa meraih harapan dan hasrat
Saat ada damba berkobar-kobar
jiwa terasuk membara bernyala
untuk bisa mendapatkan apa dan siapa
untuk dapat memiliki tahta, harta dan gengsi
Karena kuyakin bahwa itulah tujuan pribadiku
agar bermakna dan bisa diakui
3.
Ternyata…
Semua dendam yang merasuk diri
belum tentu bisa kubalaskan
karena belum tentu dia bersalah dan penghalangku
Semua amarahku pada mereka
nyata tak bisa aku lampiaskan
karena belum pasti mereka penyebab kegagalanku
Dendam amarahku juga bukan harkat martabatku pribadiku
Dan…
Ketika aku membalas dendam dan amarah
Apakah dia dan mereka tinggal diam
Adakah jaminan pasti memperoleh kebenarannya
serta kepuasan pribadi yang kuyakini?
4.
Tentang rindu damba dan harapan
Ternyata…
Tidak semua rindu dapat diraih
karena ada banyak tuntutan dan fakta kemampuan
Tidak semua damba bisa digapai
karena ada aneka kondisi diri dan di luar sana berbeda
yang belum tentu menjawab dambaku
Rindu damba itu aku dan harapanku
Ada di sini di dalam jiwa raga
Pernah terlintas dalam anganku
Aku ingin puaskan rindu dambaku
sekuat dendam dan amarahku
Lalu
kusebut inilah kemenangan harkat martabatku
Entah apa arti maknanya

