Jemari rindu membelai dawai
pada bentangan samudra menari
Denting damba memetik tali besi
pada atap langit tak bertepi
Ada hati yang terus mencari
karena lapar kasih itu abadi
Ada jiwa yang selalu merintih
karena dahaga cinta itu lestari
Waktu dihiasi bunyi harmoni
agar pribadi ada dan menjadi
Ruang didandani irama melodi
agar diri memeluk makna hakiki
Pada pelangi padang asmara
setiap pengembara memburu cinta
Pada lekak-lekuk langit biru
kepak sayap musafir kasih terbang memburu
Dawai Cello seperti padang cinta
Senar Pisang laksana pelangi kasih asmara
Ketika senimannya memetik jiwa sanubari
bersemi pesona irama nada harmoni
Adakah aku Cello, Piano dan dawai
Apakah engkau nada dan irama
Bisakah kita hasilkan pesona harmoni
Adakah lapar kasih dan dahaga cinta
Waktu adalah alat musik semesta
Ruang adalah nada dan irama
Setiap pribadi adalah seniman yang mengembara
untuk mengukir harmoni dan kasih cinta

