Kitab Suci merupakan sumber ilham bagi orang-orang yang percaya. Setiap kali orang membaca, mendengarkan, dan merenungkan firman Tuhan hendaknya firman itu jadi sumber kebenaran dan kekuatan bagi kehidupannya.
Surat Paulus kepada Timotius adalah ilham dari Allah untuk mengajar, menegur, memperbaiki, dan mendidik orang dalam kebenaran. Teks ini menekankan, bahwa Timotius telah mengikuti ajaran, jalan hidup, tujuan, iman, kesabaran, kasih dan ketekunan dari Paulus. Sekaligus menunjukkan, bahwa Kitab Suci bukan hanya soal doktrin, melainkan juga mengenai bagaimana kita hidup sesuai dengan kebenaran Allah.
Yesus mengajarkan para pengikut-Nya tentang pentingnya mengenal Allah sebagai satu-satunya Tuhan. Yesus menunjukkan, bahwa Allah adalah satu dan tidak ada yang lain selain Dia. Dengan demikian, kita harus ‘backseat’ Allah sebagai sumber kebenaran dan kasih karunia. Kita belajar untuk memahami Allah, melalui firman dan tindakan-Nya di dunia ini. Kita tetap teguh dalam iman dan tidak mudah tergoda oleh ajaran-ajaran lain yang bertentangan dengan kebenaran Allah.
“Tuhan, tambahkanlah iman kami agar menaruh perhatian lebih pada firman-Mu yang merupakan sumber kebenaran dan kekuatan bagi kami. Amin.”
Ziarah Batin

