Serpihan Jejak Musyafir – 246
Amanat Kodrati: Sesama Saudara
Simply da Flores … 1.Udara, Darah, Debu Tanah Ayah kita manusia itu udaraIbu kita insan itu darahkita terlahir sebagai debu tanahKita satu udaraKita satu darahAmanah kodrati Pencipta semestaKita “Sesama Saudara” Tak ada usul dan kompromiKita terlahir di tengah duniaKita ditakdirkan seperti inidengan keunikan diri pribadidengan keragaman tempat suku budayadengan...
Serpihan Jejak Musyafir – 245
Para Lelaki di Kolong Jagat
Simply da Flores … 1.Kaum Adam Lelaki dimeteraikan jagat rayamenjadi manusia pertama di bumiTerbuat dari debu tanahdari tulang rusuknya dibentuk perempuansebagai pasangan kehidupanSetara dan sederajatuntuk saling melengkapi berkelanamengukir sejarah harkat manusia Para lelaki menjadi satria alam rayaSuami bagi kaum perempuanBapak bagi putra putri terlahirPemimpin keluarga suku bangsaPelindung dan pelayan...
Serpihan Jejak Musyafir – 244
Laskar Bocah Pewaris Generasi
Simply da Flores … 1.Butir-butir Pasir dari Lautan Anak-anak pewaris negeridatang diantar deras gelombangsilih berganti dihempas ombakpada halaman sejarah kehidupandari rahim misteri samudramemenuhi hamparan pantai sejarah Butir-butir pasir dari lautandibakar cahaya fajar harapanberkelana mengejar roda waktudiguyur hujan dibakar terikditerpa angin digilas zamanAnak-anak pewaris generasibernafas deru ombak arus gelombangantara pantai...
Serpihan Jejak Musyafir – 243
Menyadari Ajaibnya Harkat Perempuan
Simply da Flores … 1.Harkat Perempuan Tangan takdir menulis mantraPerempuan artinya yang dihormatiRaganya dari emas dan berlianJiwanya dari samudra dan angkasadihiasi pelangi purnama dan bintangMatanya sinar cahaya mentari Tetapi …nasibnya diberi angin dan debu tanahyang melahirkan angka generasi“Putra-putra fajar kathulistiwauntuk menerjang ombak gelombangPutri-putri cahaya suryauntuk menenun hembusan angin” Perempuanadalah...
Serpihan Jejak Musyafir – 242
Menangkap Pesona Makna Realita
Simply da Flores … 1.Kopi Pahit di Kedai Aroma wangi kopimenyapa bangunkan pagikuKepulan asap berlari dari warung pojokmenyusuri gemerlap metropolitan Sekawanan burung nyanyi dan menarimeramaikan bola matakumengajak aku menyibak hitamnya kopiPahitnya rindu nikmatnya hitamdalam deru roda hari tersenyum Orang sibuk melukis kisahpada jalanan, awan, asap dan wajahBibirku pertemukan api...
Serpihan Jejak Musyafir – 241
Hujan Senja di Metropolitan
Simply da Flores … Wajah kota yang berdebumulutnya yang tengik bau busukdimandikan mantra bunda samudrayang membawa doa ke langit megameminta guyuran air mata angkasa Hujan senja di metropolitanmengantar lelahnya sinar suryaberlangkah tertatih melerai polusiBau tengik ketamakan pun pergidiguyur air mata keringat pedihwarna-warni perjuangan insaniTidak terlihat pesona pelangi Hujan senja...
Serpihan Jejak Musyafir – 240
Bola-bola Dinamika Realitas
Simply da Flores … 1.Pesona Sepakbola Telapak sanubari lincah berlarimengejar bola hasrat jiwa ragamengecoh aneka halangan rintang lawanagar sematkan bintang di dadadengan tepuk sorak penontonyang menutup warna pelangiantara hamparan rumput hijaudan penjaga kotak gawang Bola, sang karet berisi udaradisoraki jutaan bola mata penontondengan kegigihan harus menangdengan tepuk tangan sorak...
Serpihan Jejak Musyafir – 239
Merayakan Hari Pendidikan Nasional
Simply da Flores … 1.Baca Tulis Berhitung Anak-anak generasi diberi warnadikelompokkan dalam ruang waktulalu diajari baca tulis berhitungYang usia dini belajar pelangiyang putih merah belajar menyanyiyang putih biru belajar bermain taliyang putih abu-abu belajar berlariMereka didoakan bisa memetik bintangdan menerjang arus gelombangkarena nenek moyangnya pelaut Mereka membawa huruf dan...
Serpihan Jejak Musyafir – 238 Lukisan Pelangi Kematian
Simply da Flores … 1.Tentang Dukacita Laskar air mata berlarimengejar dan merampas jiwayang saatnya pergi tinggalkan ragayang terkubur hilang lenyappada hamparan pasir pantai samudra Yang siang malam hempaskan ombak.dan menyapu kisah ceritapada jejak langkah yang hilangdibawa pergi ke dasar lautandan nanti dikembalikan ke angkasa harapan Dukacita …hanya buih ombak...
Serpihan Jejak Musyafir -237
Warna-Warni Wajah Puisi
Simply da Flores 1.Hari Puisi Nasional Kata-kata itu samudraAyat-ayat sajak ombak gelombangmenari-nari siang dan malamMenyambut sampah kehidupanyang terus dibuang manusiatermasuk di Indonesia tercintayang membudayakan sampah dan puisi Hari Puisi Nasionalentah untuk apa dan siapaPenyair selalu terlahirseperti pemulungmemungut kata dari samudradiramu jadi santapan pasir pantaiPuisi terus bertambah terciptaentah bertambah atau...
Serpihan Jejak Musyafir -235
DIAM : PUISI TERAKHIR JOKPIN
Simply da Flores Puisi sering ditulis dengan katarangkaian ayat jadi baitdan diberi judul aneka macamTetapipuisi terakhir Jokpinditulis dalam sepi senyap tanpa kataSebuah puisi puncak kehidupanDiam… Saat sakit, lemah tak berdayaJokpin menjelma menjadi kertas putihRibuan kata doa jadi ayat sajakJutaan simpati menjadi bait puisifakta hakikat insan jadi kisahpelangi makna menjadi...
PUISI BERJUDUL JOKPIN
Tubuh ringkih mengayuh roda penalewati lorong hasrat dambatelusuri gang sempit jawabanmengembara di jalanan misteri realitamemulung berlian di ladang sampahagar dijadikan perhiasan makna Jokpin dikenal menapak bumibersahabat dengan keseharianbersastra dari yang diremehkanKata kisah keseharian dirakit indahpenuh energi makna mempesonamenikam nalar, rasa dan jiwaPembaca diam takjub hening Sang Penulis Agungngopi bersama...
Serpihan Jejak Musyafir – 234
Mencermati Nasib Keadilan
Simply da Flores… 1.Semuanya Mati Juga Lahir aku tak mintatetapi sudah nyata adanyaMati aku tak tahu waktunyatetapi pasti terjadi bagi manusia Ada yang miskinsudah terlahir dan adaberusaha tetapi tetap sengsaraAda yang kayasudah nyata dan tetap adatetapi tidak banyak jumlahnyaMiskin dan kaya pasti mati Ada yang dicalonkan penjahatAda yang dipuja...
Serpihan Jejak Musyafir – 233
CUKUP SEPATAH KATA SAJA
Doa untuk Jokpin
Saat Natal dirayakankupikir engkau terlahir kembaliuntuk menulis sajak Tahun Baru 2024dengan ayat-ayat kembang apidengan terompet kata menggemadengan jajanan lokal dan secangkir kopidi antara keluarga dan sahabat kenalan Ternyata…Engkau masih lemah diam terbaringdi palungan seribu bisudalam gua sejuta galauDoa keluarga dan semua yang mencintaimumasih terbang bersama angin rindu Engkau berpuasa...
Serpihan Jejak Musyafir -232
Antara Ada dan Tiada
Simply da Flores … Rindu cinta ini ada dalam jiwa ragaDamba kasih ini terpatri bermaknaantara samudera dan angkasaantara harapan dan faktaantara pengalaman yang menjelmaantara kisah suka dukaantara cerita senyum dan derita Hari inikubelajar makna dari pengalamanmeramu harapan dan faktamembuat adonan suka dukaTermasuk kisah cerita cintakuyang tergores dalam jiwa ragakudengan...