Serpihan Jejak Musyafir – 249
Mimpi Balada Garuda Pancasila
Simply da Flores … 1.Jeritan Lara Harkat Martabat Orang-orang buta maknamemproklamasikan diri sebagai TuhanMenunjuk jari mengadili sesamanyaMengepal tangan memukul menyiksaMembawa senjata melukai membunuhMencaci maki menghujat mengutukYang berbeda dari diri dan kelompoknyaadalah laknat, sampah dan musuh Semua dilakukan atas nama diri dan kelompokkarena meyakini diri pemilik kebenarankarena merasa paling suci...
Serpihan Jejak Musyafir – 248
Maklumat dari Puncak Derita
Simply da Flores … 1.Darah, Kematian dan Perempuan Iri dengki kebrutalan nafsudilahirkan dari rahim kebodohanJiwa raga yang butadidera lapar kasih sayangdipasung dahaga cinta Dari pucuk lara deritadarah mengucurkan sabdamembasuh jiwa raga perempuan“Ibu, itulah anakmuAnak, itulah ibumu” Lalukematian mencatat amanat itudalam sejarah peradaban galauKehidupan dan kematian bersatumelukis pilihan pribadi dalam...
Serpihan Jejak Musyafir – 247
Doa Devosi vs Kebencian Kepada Bunda Maria
Simply da Flores … 1.Bunda Segala Bangsa Maria dari Nazarethdikenal, dihargai, dihormati sampai kiniBukan karena bangsawan kaya rayaBukan karena ilmuwan multi gelarBukan artis dan seniman duniaBukan karena politisi tersohorBukan karena penguasa tahta kerajaanTetapi…karena seorang ibu penuh cintakarena kasih sayang sebagai mamaPerempuan sahaja jiwa raga Perempuan Maria, Ibu Yesusdikenal karena...
Serpihan Jejak Musyafir – 246
Amanat Kodrati: Sesama Saudara
Simply da Flores … 1.Udara, Darah, Debu Tanah Ayah kita manusia itu udaraIbu kita insan itu darahkita terlahir sebagai debu tanahKita satu udaraKita satu darahAmanah kodrati Pencipta semestaKita “Sesama Saudara” Tak ada usul dan kompromiKita terlahir di tengah duniaKita ditakdirkan seperti inidengan keunikan diri pribadidengan keragaman tempat suku budayadengan...
Serpihan Jejak Musyafir – 245
Para Lelaki di Kolong Jagat
Simply da Flores … 1.Kaum Adam Lelaki dimeteraikan jagat rayamenjadi manusia pertama di bumiTerbuat dari debu tanahdari tulang rusuknya dibentuk perempuansebagai pasangan kehidupanSetara dan sederajatuntuk saling melengkapi berkelanamengukir sejarah harkat manusia Para lelaki menjadi satria alam rayaSuami bagi kaum perempuanBapak bagi putra putri terlahirPemimpin keluarga suku bangsaPelindung dan pelayan...
Serpihan Jejak Musyafir – 244
Laskar Bocah Pewaris Generasi
Simply da Flores … 1.Butir-butir Pasir dari Lautan Anak-anak pewaris negeridatang diantar deras gelombangsilih berganti dihempas ombakpada halaman sejarah kehidupandari rahim misteri samudramemenuhi hamparan pantai sejarah Butir-butir pasir dari lautandibakar cahaya fajar harapanberkelana mengejar roda waktudiguyur hujan dibakar terikditerpa angin digilas zamanAnak-anak pewaris generasibernafas deru ombak arus gelombangantara pantai...
Serpihan Jejak Musyafir – 243
Menyadari Ajaibnya Harkat Perempuan
Simply da Flores … 1.Harkat Perempuan Tangan takdir menulis mantraPerempuan artinya yang dihormatiRaganya dari emas dan berlianJiwanya dari samudra dan angkasadihiasi pelangi purnama dan bintangMatanya sinar cahaya mentari Tetapi …nasibnya diberi angin dan debu tanahyang melahirkan angka generasi“Putra-putra fajar kathulistiwauntuk menerjang ombak gelombangPutri-putri cahaya suryauntuk menenun hembusan angin” Perempuanadalah...
Serpihan Jejak Musyafir – 242
Menangkap Pesona Makna Realita
Simply da Flores … 1.Kopi Pahit di Kedai Aroma wangi kopimenyapa bangunkan pagikuKepulan asap berlari dari warung pojokmenyusuri gemerlap metropolitan Sekawanan burung nyanyi dan menarimeramaikan bola matakumengajak aku menyibak hitamnya kopiPahitnya rindu nikmatnya hitamdalam deru roda hari tersenyum Orang sibuk melukis kisahpada jalanan, awan, asap dan wajahBibirku pertemukan api...
Serpihan Jejak Musyafir – 241
Hujan Senja di Metropolitan
Simply da Flores … Wajah kota yang berdebumulutnya yang tengik bau busukdimandikan mantra bunda samudrayang membawa doa ke langit megameminta guyuran air mata angkasa Hujan senja di metropolitanmengantar lelahnya sinar suryaberlangkah tertatih melerai polusiBau tengik ketamakan pun pergidiguyur air mata keringat pedihwarna-warni perjuangan insaniTidak terlihat pesona pelangi Hujan senja...
Serpihan Jejak Musyafir – 240
Bola-bola Dinamika Realitas
Simply da Flores … 1.Pesona Sepakbola Telapak sanubari lincah berlarimengejar bola hasrat jiwa ragamengecoh aneka halangan rintang lawanagar sematkan bintang di dadadengan tepuk sorak penontonyang menutup warna pelangiantara hamparan rumput hijaudan penjaga kotak gawang Bola, sang karet berisi udaradisoraki jutaan bola mata penontondengan kegigihan harus menangdengan tepuk tangan sorak...
Serpihan Jejak Musyafir – 239
Merayakan Hari Pendidikan Nasional
Simply da Flores … 1.Baca Tulis Berhitung Anak-anak generasi diberi warnadikelompokkan dalam ruang waktulalu diajari baca tulis berhitungYang usia dini belajar pelangiyang putih merah belajar menyanyiyang putih biru belajar bermain taliyang putih abu-abu belajar berlariMereka didoakan bisa memetik bintangdan menerjang arus gelombangkarena nenek moyangnya pelaut Mereka membawa huruf dan...
Serpihan Jejak Musyafir – 238 Lukisan Pelangi Kematian
Simply da Flores … 1.Tentang Dukacita Laskar air mata berlarimengejar dan merampas jiwayang saatnya pergi tinggalkan ragayang terkubur hilang lenyappada hamparan pasir pantai samudra Yang siang malam hempaskan ombak.dan menyapu kisah ceritapada jejak langkah yang hilangdibawa pergi ke dasar lautandan nanti dikembalikan ke angkasa harapan Dukacita …hanya buih ombak...
Serpihan Jejak Musyafir -237
Warna-Warni Wajah Puisi
Simply da Flores 1.Hari Puisi Nasional Kata-kata itu samudraAyat-ayat sajak ombak gelombangmenari-nari siang dan malamMenyambut sampah kehidupanyang terus dibuang manusiatermasuk di Indonesia tercintayang membudayakan sampah dan puisi Hari Puisi Nasionalentah untuk apa dan siapaPenyair selalu terlahirseperti pemulungmemungut kata dari samudradiramu jadi santapan pasir pantaiPuisi terus bertambah terciptaentah bertambah atau...
Tuhan, Izinkan Kami Membuat-Mu Senang
Menang itu keinginan hati sedangkan menyenangkan hati Tuhan itu pilihan. Iseng kemarin saya buka google, saya klik ‘doa menjelang festival atau pertandingan.’ Yang muncul ada begitu banyak tips doa yang ditawarkan, dengan rumusan-rumusan doa yang indah, seperti: doa mujarab, pasti menang, jangan khawatir, … Tetapi pada malam harinya, usai...
Politik ala Bunglon
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tidak ada musuh yang abadi, karena yang abadi ituhanya kepentingan.” (Adagium Pragmatis) Hari itu, Jumat, 26/4/2024, dalam kolom Opini, harian Kompas, diturunkan sebuah tulisan berjudul, “Politik Bunglon,” (surat kepada pembaca), oleh Sri Handoko, Tugurejo, Semarang. Seperti biasa, hati ini terenyuh, bahkan sempat berdenyut keras,...