“Bertahan membuat hidup penuh beban, proses dan progres membuat hidup sukses.” -Rio, Scj.
Satu kritikan menghujam lebih kuat dari 10 kalimat pujian. Satu komentar kadang menyakitkan, daripada 10 kebaikan. Bukan karena kita lemah, melainkan karena tubuh ini didesain untuk bertahan. Bertahan dari setiap serangan sampai lupa proses dan progres yang telah kita capai.
Satu kesalahan bisa membuat kita ditolak, dikucilkan, tidak aman, dan bahkan disingkirkan. Berjuta kebaikan seolah terlupakan, karena hanya satu kesalahan. Itulah kehidupan. Banyak dari kita fokus melihat yang salah, kesalahan daripada kebaikan.
Ingat kita juga mempunyai kekurangan dan pernah berbuat salah. Stop untuk menghakimi. Kita pernah berdosa, karena kita juga tidak sempurna.
Mari beralih dari mode bertahan ke mode bertumbuh. Memang selalu ada ketidaknyamanan dalam setiap pertumbuhan. Juga tidak ada pertumbuhan dalam zona nyaman.
Jadikan setiap kritikan, komentar, dan penilaian itu sebagai langkah jujur melihat diri ini, bukan untuk menghakimi diri. Juga bukan karena kita lemah saat kita salah, melainkan peluang untuk berbenah. Dosa itu bukan akhir segalanya, tapi pondasi kuat untuk jadi lebih suci dan sempurna.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

