Untuk segenap sahabat yang sedang melewati hari-hari berat, karakter sejati itu tidak lahir dari kenyamanan. Karakter kita justru ditempa saat bertahan di tengah jepitan ujian hidup.
Ibarat pohon di lahan berbatu dan terhimpit tembok, keterbatasan itulah yang memaksa akar kita menghujam lebih dalam dan batang berdiri lebih kokoh.
Saling mendoakan adalah kuncinya. Kita tidak sedang dihancurkan, melainkan sedang dibentuk jadi pribadi bernilai tinggi yang kelak akan membahagiakan banyak orang.
Tetap melangkah dengan keyakinan penuh, Sahabat. Kita pasti bisa melewati ini bersama.
Berkah Dalem.
Jlitheng

