Yang Kecil dan Mengganggu, Tolong yang Keliru itu Diingatkan
“Maaf! Apa pun reaksi kita pada mereka yang makan/minum sambil berjalan itu menunjukkan cermin kepedulian kita pada keluarga.” -Mas Redjo Jangan pernah bilang, bahwa pemandangan tersebut hal biasa dan urusan masing-masing pribadi. Padahal sejatinya menunjukkan jatidiri kita yang egois dan individualis. Tidak harus tersinggung dan sakit hati pula, karena...
Jejak Kelana Nafas-51
Bocah Angin-545
Bercermin pada Debu Tanah
1.Wahai…Matamu angkasa sorotlah ragakuagar aku bisa berkaca pada debu tanahAku sudah sujud mencium debuAku telah rebah memeluk tanahTetapi…mataku tak bisa melihat wajahku 2.Wahai…Senyummu purnama dan gemintangSibakkah sayap gulita yang heningDatanglah belai tubuhku miskin sepiagar bisa bercermin pada wajah bumiAku telah menyusuri gelap malam galauuntuk mencari sosok wajahkutetapi tanyaku hanya...
Cinta Kasih Timbal Balik
“Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat 25: 40). Kesempurnaan Kristiani terdapat dalam tindakan cinta kasih ganda: pertama kepada Allah dan kemudian kepada manusia. Cinta kasih merupakan unsur utama dan hakiki dalam kekudusan Kristiani. Oleh...
Keyakinan di Balik Sebuah Doa
“Keraguan membuat kita kurang, bahkan tidak percaya tentang yang akan dicapai atau setidak-tidaknya membuat kita tidak percaya akan kemampuan diri ini untuk mencapai yang dicita-citakan.” Setiap kali kita meminta sesuatu dari orang lain maka tentunya di satu pihak, karena kita memerlukannya, tapi di lain pihak, karena kita percaya bahwa...
Isi Sepotong Surat Kecil
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Isinya tentang dua buah pertanyaan yang tak pernah ada jawabannya.”(Didaktika Misteri Hidup) Sebuah Tanya tak Berjawab Ada “sepotong surat kecil” yang berisi sebuah pertanyaan yang tidak pernah ada jawabannya. Isinya: “Mengapa selalu saja ada masalah di dalam kehidupan ini?” Ketika isi surat kecil itu...
Membiarkan Diri Dibimbing-Nya
Jika hidup adalah sebuah perjalanan, maka hati nurani adalah kompasnya, dan masa puasa adalah waktu untuk berhenti sejenak guna memastikan, bahwa kita tidak sedang berjalan menuju jalan buntu (kesia-siaan). Dalam perjalanan itu kita membiarkan diri dipimpin Allah berarti kita bersedia mengubah rute hidup saat suara hati (sabda-Nya) mengingatkan, bahwa...
Tuhan Melihat dan Mengizinkan Manusia Digodai Setan
Sering kali kita bertanya dalam hati: kalau Tuhan itu baik, mengapa Ia membiarkan manusia digodai? Mengapa Ia tidak langsung menghentikan Iblis sejak awal? Di Taman Eden, Tuhan melihat, ketika manusia pertama digoda. Di padang gurun, Tuhan juga melihat ketika Putra-Nya sendiri, Yesus Kristus, dicobai berulang kali. Tuhan melihat, Ia...
Mendidik Hati agar Peka terhadap Suara Tuhan
Dua adegan kontras: kejatuhan manusia pertama, karena godaan (Kej. 3: 1-7) dan kemenangan Yesus atas godaan di padang gurun (Mat. 4: 1-11). Adam dan Hawa jatuh, karena membiarkan tipu daya Iblis masuk ke dalam hati. Mereka tergoda oleh keinginan jadi seperti Allah dan akhirnya kehilangan kepercayaan kepada-Nya. Sebaliknya, Yesus...
Keinginan Daging
Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap firman yang ke luar dari mulut Allah” (Mat 4: 4). … Manusia menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan, sehingga membutuhkan hal-hal yang bersifat materi untuk menunjang hidupnya. Tapi manusia sering kali tidak merasa puas dengan segala sesuatu yang...
Rahmat Allah lebih Kuat daripada Dosa
“Di mana Adam ragu, Kristus percaya. ketika kita jatuh, kerahiman-Nya lebih besar siap menjangkau.” Dalam Kitab Kejadian, Allah membentuk Adam dari tanah dan memahkotainya dengan kemuliaan. Ia adalah anak-Nya. Ia hidup dalam keintiman dengan-Mu. Ketika firman-Nya diputarbalikkan, keraguan itu masuk. Manusia itu jatuh. Ketakutan lahir dan manusia bersembunyi. Dalam...
Berpantang dan Pengendalian Diri
“Stop… berkasak-kusuk agar kita tidak jadi busuk!” -Mas Redjo … Jika ada hal yang tidak berkenan di hati atau tidak sependapat, ya, kita tidak harus kasak-kusuk dan bicara di belakang. Karena itu bukan sifat kesatria. Lebih baik dikemukakan dengan bijak. Tapi alangkah bijak, jika kita tidak berprasangka buruk kepada...
Jejak Kelana Nafas-50
Bocah Angin-545
Bicara, Diam, Bicara dalam Diam
1.Bicaralah…Selama masih engkau punya mulutmuSelagi masih ada emosi rasamuKetika masih sehat waras pikiranmuJika memang ada hati nuranimuKarena sungguh ada sanubari jiwamuKatakan berani seribu katamuLantangkan tegas sejuta kalimatmuNyatakan apa dan siapa pribadimuGaungkan sosok sejati harkat martabatmu“Katakan benar itu benar…Lantangkan salah itu salah…Hentakkan kaki di dada bumiArahkan wajahmu menatap mentariJangan diamJangan...
Empat (4) Kalimat
“Jangan takut memulai.” -Rio, Scj. Empat kalimat yang bisa membuat hidup lebih berwarna.Pertama: Dalam hidup ini tidak ada yang namanya musuh, tapi yang ada adalah guru. Semua peristiwa yang terjadi, setiap pribadi yang datang dan pergi, setiap gagal dan sukses, tawa dan air mata itu adalah guru yang membentuk...
Vitalnya Kecerdasan Relasi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Servis (layanan) yang baik hanya dapat diberikan oleh pekerjaan yang baik, yang kenal disiplin, yang dapat dipercaya.”(PK Ojong) Apakah Kecerdasan Relasi itu? Kecerdasan Relasi / RQ (Relational Quotient) atau (Interpersonal Intelligence) (IQ interpersonal) ialah kemampuan untuk memahami dan mengelola hubungan dengan orang lain. Di...
Terluka oleh Dosa, Tersembuhkan oleh Pengampunan
Luk. 5 : 27-32Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Jika dosa menjauhkan kita dari Tuhan, maka pengampunan Allah selalu mencari, menemukan dan membawa kembali kita kepada-Nya, asalkan pertobatan jadi tanda pengenal pada diri kita.” Dalam Injil, kita mendengar isi hati Yesus: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tapi orang sakit;...