Membiarkan Diri Dibimbing-Nya
Posted On 22 Februari 2026
Jika hidup adalah sebuah perjalanan, maka hati nurani adalah kompasnya, dan masa puasa adalah waktu untuk berhenti sejenak guna memastikan, bahwa kita tidak sedang berjalan menuju jalan buntu (kesia-siaan).
Dalam perjalanan itu kita membiarkan diri dipimpin Allah berarti kita bersedia mengubah rute hidup saat suara hati (sabda-Nya) mengingatkan, bahwa kita mulai melenceng. Ini adalah jaminan agar langkah kita sampai pada ‘tujuan akhir’ (kehidupan abadi), tidak sekadar berputar-putar di dunia yang fana ini.
Berkah Dalem.
…
Jlitheng