Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Aku datang untukmelayani dan bukanuntuk dilayani.”(Amanat Yesus Kristus) Memberi dan Memberi Seorang pemuda yang lugu selalu merasa resah di dalam hidupnya. Dia sungguh ingin merasakan, bagaimana indahnya kebahagiaan itu. Di suatu hari ia mendatangi seorang bijaksana dan mengajukan sebuah pertanyaan, “Tuan, apa dan bagaimana caranya agar saya bahagia di dalam…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
BARANGSIAPA PERCAYA PADA YESUS AKAN HIDUP
Kamis, 10 April 2025 Oleh Romo Agus CSsR Kabar gembira tentang Yesus tidak selalu menggembirakan bagi orang yahudi. Ketika Yesus berbicara bahwa siapa menuruti firmanNya tidak akan mati, mereka tidak percaya. Begitu juga ketika Yesus menyatakan diriNya satu dengan Allah yang mereka akui sebagai Bapa, mereka tidak percaya. Demikian pula ketika Yesus mengatakan bahwa Dia…
Petruk Ogah Jadi Lurah
“Meski memperoleh dukungan dari masyarakat luas, tapi pendirian Petruk keukeh. Ia ogah dicalonkan jadi Lurah. Alasannya, ia takut lupa diri.” -Mas Redjo Bagi Petruk yang orang kampung, meski jabatan Lurah itu prestise, tapi tidak membuat ia silau. Ia tidak mau terpenjara dalam kekuasaan. Ia orang merdeka. Ia takut disorot, jika bertindak tidak jujur dan benar….
Kontraskan Perbuatanmu itu dengan Imanmu
Yoh 8: 31-42”Selaku umat beriman seharusnya kita merasa malu, karena banyak kata dan perbuatan kita tidak selaras dengan iman atau ajaran agama yang kita anut. Menghujat, merusak, dan membunuh sering dilakukan oleh umat beragama. Maka pantaslah orang-orang seperti ini disebut orang beragama yang tidak beriman.” Kelakuan yang tidak selaras itu ditampilkan oleh orang-orang Yahudi dalam…
Dibebaskan dari Perbudakan Dosa
Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa” (Yoh 8: 34). Sering kali kita merasa nyaman tinggal di dalam dosa. Bukan sekadar tindakan yang salah, melainkan sebuah kondisi yang memperbudak manusia. Setiap kali melakukan dosa, kita jadi tunduk pada kuasanya dan kita diperdaya olehnya. Kita terjebak dalam…
Aksi Pemantapan Peziarah
APP sampai akhir. APP kita maknai sebagai Aksi Pemantapan Peziarah. Mantap 1: Makin beriman, bahwa Tuhan menyatakan diri-Nya di dunia lewat kita, yaitu dengan cara kita hidup, bertindak, dan mengasihi, sehingga dunia melihat dan mengenal kasih dan kebaikan Tuhan melalui kita. Mantap 2: Makin teguh jadi saksi hidup bagi Tuhan. Tindakan harian kita merupakan cerminan…
Secercah Sajak Semesta – 24
Membaca Warna-warni Potret-ku
Simply da Flores 1.Jemariku menari gesitLangkah anganku terbang bersama anginmenjelajahi padang dan rimba rayatelusuri halaman album potret kisah ceritakuAku temukan potret masa kecilsaat orangtua menulis aneka tradisi dalam pengalamankuDalam rumah ada Ayah Ibu dan kakak adikaku tak pernah minta ada bersama merekaAku dikenalkan dengan sanak saudarakeluarga dari Ayah dan Ibuku“Aku seperti boneka diperlakukan merekakarena itulah…







