Sabtu, 17 Mei 2025 Oleh Romo Agus CSsR Dalam amanat perpisahanNya, Yesus berkata kepada para murid: Barangsiapa melihat Aku melihat Bapa. Aku di dalam Bapa dan Bapa dalam Aku. Yesus menegaskan kesatuannya dengan Bapa. Yesus adalah sakramen kehadiran Bapa. Dan selanjutnya, gereja adalah sakramen kehadiran Yesus. Pertanyaan refleksi yang layak kita renungkan sejalan dengan pertanyaan…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
Pendidikan Karakter bagi Generasi Milenial
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tempora mutantur etnos mutantur in illis”(Waktu berubah dan kitapun berubah karenanya)(Ovidius) Seruan Ovidius ini bertolak dari sebuah realitas, bahwa memang riil adanya suatu perubahan. Oleh karena itu, kita perlu turut berubah agar tidak ketinggalan zaman. Mari Cermatilah Kisah Berikut Pernahkah Anda mendengar sepotong nama Eassy Eddy (EE), seorang pakar hukum…
Hanya Yesus Satu-satunya Jalan Kepada Bapa di Surga
Yoh 14: 1-6“Jujur kukatakan, bahwa selalu ada keheranan dan terlebih kesedihan mendalam, jika atas alasan apa pun seseorang meninggalkan Yesus, karena sesungguhnya ia sedang merintis jalan kepada kebinasaan jiwa dan rohnya kelak di akhir hidupnya.” Alasan dan dasar kenapa kita harus berpegang teguh pada iman akan Yesus tertulis dalam Injil hari ini: “Akulah jalan dan…
Iman dan Kepastian
Kegelisahan kerap muncul, karena ketidakpastian di masa kini dan masa depan. Ketika ada hal-hal yang terjadi di luar kontrol dan kemampuan manusiawi, kita kerap cemas dan gelisah. Contoh paling konkret terjadi di hadapan kematian orang yang paling kita sayangi. Kita tidak tahu pasti tentang hidupnya sesudah kematian dan kita juga mengalami ketidakpastian dalam hidup sesudah…
Hidup Tanpa Sakit Hati
“Kecewa dan sakit hati itu milik pemalas yang egois. Orang yang murah hati itu diberkati-Nya.” -Mas Redjo Sesekali kecewa dan sakit hati itu lumrah dan manusiawi. Jika sering mengalami hal itu berarti kita ini sombong dan egois, karena selalu mencari pembenaran sendiri atau juga menyalahkan orang lain. Kita tidak mau berubah, karena merasa nyaman bersembunyi…
Pola Kepemimpinan Gembala
Jika ada Gembala yang mampu merubah masalah umat jadi berkat, dan dengan cara bermartabat, itu adalah indikasi kuat, bahwa Gembala itu adalah pemimpin yang hebat. Gembala menerapkan model ‘grass root leadership’. Konsep kepemimpinan yang menekankan partisipasi aktif, kebersamaan, dan pemecahan masalah bersama di antara para ‘grass root leader’, untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Contoh…
Secercah Sajak Semesta – 61
Litani Lara Nestapa Kasuari
Simply da Flores 1.Pada mulanya ada dan terjadiAku tidak meminta hadir di sinidi Tanah Papua sebagai Bunda Kasuarimemiliki aneka marga satwa dan hutan rimba belantaraMenyimpan aneka kekayan alam berlimpahMelahirkan anak cucu generasisuku bangsa asli PapuaDikawal Panglima Cenderawasih penuh pesona“Surga Kecil yang jatuh ke bumi”Sama seperti semua suku bangsa lain di Nusantara dan duniaKami juga ciptaan…







