Rabu, 21 Mei 2025 Oleh Romo Agus CSsR Dalam injil hari ini, Yesus menyampaikan bahwa “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal dalam Aku dan Aku dalam, ia berbuah banyak sebab di luar Aku kamu tidak daoat berbuat apa-apa”. Dari penegasan ini jelas bahwa: 1. Hanya dalam persatuan dengan Yesus, kita berbuah. Terpisah daripadaNya…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
Boneka Kaca
“Jangan manjakan anak dengan kemudahan agar tidak jadi boneka kaca yang mudah pecah. Tapi ajari makna perjuangan agar anak jadi tangguh dan mandiri.” -Mas Redjo Berita sedih miris tentang banyak anak muda yang mengakhiri hidup, karena stres, membuat hati ini jadi prihatin dan nelangsa. Saya tidak mengharapkan kisah itu terjadi di lingkungan keluarga. Istri saya…
Memiliki Damai di Hati
“Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu” (Yoh 14: 27b). Yesus menjanjikan damai sejahtera bagi kita. Apakah maksud dari damai yang diberikan-Nya? Apakah itu berarti kita tidak akan mengalami perang, bencana alam, atau musibah apapun? Tidak. Damai yang dimaksud oleh Yesus tentu…
Bertekun dalam Iman
Tantangan dan kesulitan hidup kerap menguji iman. Pengalaman diperlakukan tidak adil, ditolak, dan disingkirkan jadi bagian dari pergumulan iman. Begitu pula yang dialami Paulus, bahkan dilempari batu dan disangka telah mati. la ditolak, tapi bangkit kembali dan melanjutkan pelayanan. la bertekun dalam iman, meskipun situasi sangat sulit; tidak menyerah; terus memberitakan Injil dan menguatkan hati…
Kasih Ibu nan Tulus
Sejenak menepi satu pelemparan sebelum ke kantor istri. Aku tulis memori ‘kasih Ibuku’. Kasihnya kepada beta, tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi tak harap kembali, bagai sang Surya menyinari dunia.” Ungkapan kasih Ibu yang tulus itu sering kali begitu sepi dari tepuk tangan. Kasih tulus yang berakar dari hatinya yang ikhlas itu tanpa harap balasan,…
Secercah Sajak Semesta – 65
Pernak-Pernik Tradisi Kematian
Simply da Flores 1.Air mata merayu Sang Ajalseolah-olah bisa menunda kematianTangisan lara nestapa menggugatseolah mampu hentikan takdir kodratiSedangkansenyum tawa bahagia merekahketika terlahir bayi yang dinantikanseakan-akan tak ada hakikat asaliyang dibatasi ruang dan waktuuntuk kehadiran setiap pribadi di dunia“Kehidupan dan kematian ituadalah dua sisi dari satu pribadiketika dihadirkan Sang Pencipta di duniaAku datang, aku ada dan…
Belajar dari Kesalahan
“Zakheus segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu” (Luk 19: 5). Apa yang terjadi pada diri Zakheus setelah itu? Hidup yang baru. Ia benar-benar bertobat dan telah belajar dari kesalahannya. Ia melihat hikmat Tuhan. Memulai sesuatu yang baru dengan membawa beban masa lalu itu tidak mudah. Kita sudah maju, tapi cerita masa…







