Rabu, 18 Juni 2025 Oleh Romo Agus CSsR Dalam kotbah di bukit, Yesus memberi wejangan supaya melakukan kewajiban agama bukan supaya dilihat orang atau dipuji atau diapresiasi, tetapi lakukan dengan intensi hati yang murni demi memuliakan Tuhan bukan demi kemuliaaan diri sendiri. Segala sesuatu yang dilakukan demi mendapat pujian tak ada bedanya dengan perilaku orang…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
Maaf, jika Saya ini Egois!
“Saya bangga jadi pribadi egois, tapi egois pada diri sendiri dan tidak untuk orang lain.” -Mas Redjo Hal itu yang sedang saya lakukan. Saya belajar untuk mengendalikan keegoisan itu tanpa kompromi, dan sepanjang hidup ini. Egois pada diri sendiri! Caranya adalah saya tidak mau memberi makan dan minum pada keegoisan itu agar ia makin kekurangan…
Sesaat, ketika Anda Terlihat seperti Tuhan
Mat 5: 43-48“Walaupun kita diciptakan sebagai manusia, namun Tuhan percaya bahwa sifat, tingkah laku, dan karakter kita dapat menyerupai-Nya, jika kita melakukan yang dilakukan-Nya: “Dengan demikianlah kamu jadi anak-anak Bapamu yang di Surga, yang menerbitkan matahari bagi orang jahat dan orang baik dan menurunkan hujan bagi orang benar dan orang tidak benar.” Keinginan Tuhan agar…
Yesus Memiskinkan Diri agar Kita Murah Hati
Jangan menunggu kita kaya dulu, baru berbagi; sebab berbagi itu bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki, tapi tentang sikap hati yang mau memberi kepada orang lain, bahkan jika ita tidak merasa memiliki. Paulus mengajak kita untuk melihat contoh kemurahan hati dari umat di Makedonia. Meskipun mengalami kesulitan, tapi tetap berbagi dengan sukarela. la juga…
Memberi Dengan Tulus
“Selagi dicobai dengan berat dalam berbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan, meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan” (2 Kor 8: 2). Seorang wanita yang tinggal di daerah miskin dengan penghasilan terbatas membantu tetangganya yang lebih membutuhkan. Meskipun dia sendiri berkekurangan. Tapi dia memilih untuk memberi sebagian kecil dari yang dimiliki, seperti makanan…
Secercah Sajak Semesta – 93
Kembali ke dalam Pribadi
Simply da Flores 1.Catatan Ziarah Kelana Sepasang kaki telah mengukir sejarah seribu jejak kelanaSepasang mata telah melihat hamparan fakta Sepasang telinga sudah mendengar kisah ceritaSepasang lorong hidungtelah alirkan energi semesta Pada belantara rambuttaburan cahaya mentari dan bisikan gulita disimpanPada guratan pesona wajahmakna samudra dan angkasa bersemi Pada mulut dan lidahtak cukup kata dan angka diucapkantentang…
Bagikan Pengalaman Rohanimu
“Apa yang Aku katakan kepadamu dalam kegelapan, katakanlah itu dalam terang; apa yang kamu dengar dari bisik-bisik, beritakanlah itu dari atas atap rumah” (Matius 10: 27). Di pagi hari, setiap pribadi, jika itu terjangkau, harus mendapatkan siraman rohani. Kita harus bisa saling menguatkan satu sama lain. Jika ada pengalaman indah yang didapatkan bersama Tuhan, bagikanlah….







