Penulis: Admin

Secercah Cahaya Semesta -50
Bocah Angin-545
Dinamika Senandung Harnoni

1.Kawanan pipit merenda helai cahaya pagiButir embun dan hujan semalam masih manja memeluk hijau rerumputan dan daun pohonPara petani kampung mengayun semangat membawa mimpiSawah ladang hendak ditanami rindu dambakarena musim hujan sudah tibaKehidupan mengikuti irama musik alam semestaBukan berdasarkan teori dan debat kusir di sosmedApalagi dengan pertandingan saling mengalahkan...

Menghidupi Budaya ‘Sapa Aruh’

“Dimulai dari keluarga. Dengan menghidupi budaya ‘sapa aruh’ agar kita tidak asing di rumah sendiri.” -Mas Redjo Sederhana, jika diterapkan dengan hati dan konsisten, dijamin hasilnya luar biasa. Faktanya, tidak sedikit, bahkan masyarakat kita sudah kehilangan budaya ‘sapa aruh’ itu di dalam keluarganya. Tidak harus malu untuk mengakui. Adalah...

Refleksi tentang Kematian:
Garis di Kaki Langit

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Namaku terukir indah di atas telapak tangan-Mu.”(Sabda Sang Hidup) Kita ini Milik Tuhan “Baik hidup, maupun mati, kita ini tetap milik Tuhan,” sabda sang Kehidupan. Ya, demikianlah kesaksian iman kita. Ujung Jemari di Kaki Langit Tatkala senja nan sendu tiba, tampak terulur setangkai tangan...

Renungan Harian Katolik
JAGA BAIT ALLAHMU

Jumat, 21 November 2025 Oleh Romo Agus CSsR Yesus membersihkan Bait Allah dengan mengusir semua pedagang di situ karena Bait Allah dipakai untuk berjualan. Yesus menegaskan bahwa “RumahKu adalah rumah doa, tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun”. Apa maknanya bagi kita? Sadarkah bahwa tubuh kita adalah bait Allah, tempat Allah...

Bangkit Kembali

Sesuatu yang hilang itu memang harus bisa ditemukan kembali. Tapi ada juga pengalaman kehilangan yang harus dilupakan. Misalnya, pengalaman kecewa, yang tidak perlu terus-menerus diingat, karena harus dilupakan. “Sekarang, apa saja yang hilang dan harus ditemukan kembali?” Ketika kita kehilangan semangat, harapan, dan sukacita. Semua ini harus ditemukan kembali,...

Jangan Mencari Damai, tapi Ciptakanlah Damai itu

Luk 19: 41-44Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Setiap dari kita diciptakan untuk jadi pembawa damai. Maka janganlah mencari damai di luar dirimu dari orang lain atau dari tempat lain, melainkan ciptakan dan jadilah pembawa damai di mana pun berada dan ke mana pun engkau pergi, sehingga semua orang bisa...

Mengenal Waktu Tuhan

“Ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya” (Luk 19: 41). Yesus menangis melihat Yerusalem, karena mereka tidak mengenal waktu kedatangan Tuhan. Hati-Nya sangat sedih melihat orang-orang yang mengabaikan kasih dan ajaran-Nya. Yerusalem terlalu sibuk dengan urusan duniawi, sehingga lupa menyambut Sang Penyelamat. Kita pun sering seperti...

Buka Mata Hati untuk Mengenali Kunjungan Tuhan

“Saat Allah mendekat, rahmat-Nya selalu mengetuk hati, tapi hanya pribadi yang rendah hati yang mengenali-Nya.” Sabda Allah menyingkapkan kesedihan terdalam dari hati Yesus. Ketika Ia mendekati Yerusalem, kota suci yang selama berabad-abad merindukan Mesias. Ia tidak larut dalam sorak-sorai orang banyak. Sebaliknya, Ia menangis. Karena umat-Nya “tidak mengenal saat...

Secercah Cahaya Semesta -49
Bocah Angin-545
Parade Musim Hujan

1.Padang savana kering gersangperlahan tersenyum didandani musimHujan datang basahi akar dan sirami pepohonanHutan rimba kembali hijau segarBurung dan margasatwa beraksi sesuaikan kehidupanManusia di dusun kampung mengatur irama langkahOrang kota pun beradaptasi menggubah syair kelanaAlam semesta mempunyai hukum dan sistemnyasemua makhluk ciptaan belajar mengelola kehidupan 2.Zaman berganti dan wajah alam...

Bersyukur: Sumber Hidup Bahagia

“Selalu bersyukur agar hidup kita makin dimudahkan dan bahagia.” -Mas Redjo Bersyukur itu sumbernya dari hati. Apa pun peristiwa atau kejadian dalam hidup ini, baik itu suka-duka, sehat-sakit, dan hingga bencana. Jika semua peristiwa itu disyukuri dan dimaknai, hidup kita berlimpah sukacita. Tidak sekali dua, tapi setiap kali saya...

Sepucuk Surat Derita

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tak ada kabar yang lebih indah dari saya, selain daripada duka derita dan derai air mata.”(Dari Hati yang Terluka) Sebuah Deskripsi Fisik Sepucuk surat bertulis tangan, bertinta merah, tampak lusuh, tergeletak sunyi di atas sebuah meja kusam di balik sehelai daun jendela yang kusam...

Renungan Harian Katolik
PAHAMI APA YANG PERLU BAGI DAMAI SEJAHTERAMU

Kamis, 20 November 2025 Oleh Romo Agus CSsR Andaikan kau tahu apa yang perlu bagi damai sejahteramu, demikianlah nada prihatin Yesus atas situasi yang akan menimpa Yerusalem yaitu kehancuran. Yerusalem berarti kota damai, namun tidak demikianlah kenyataannya apada jaman Yesus. kota Yerusalem yang jadi pusat hidup religius bangsa Israel...

Setiamu Mendatangkan Kepercayaan

Luk 19: 11-28Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Anda dilahirkan, dipanggil, dan diutus untuk jadi setia. Karena itu tunjukkanlah setiamu, maka kepercayaan akan mencarimu untuk jadi milikmu.” Dalam Injil, Yesus meneguhkan mereka yang setia: “Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam...

Setia dan Bertanggung Jawab

“Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka” (Luk 19: 13a). Perumpamaan ini mengingatkan kita akan panggilan Tuhan atas kita masing-masing. Tuhan memanggil kita secara pribadi dan memberikan ‘mina’ yang melambangkan karunia, bakat atau talenta, waktu, dan kesempatan. Tuhan tidak memanggil secara acak, tapi memanggil kita...

Hamba yang Setia dan Kreatif

“Tuhan, ajarilah kami hidup sebagai hamba-Mu yang setia, percaya penuh akan kasih-Mu, dan setia mengembangkan setiap rahmat yang Engkau percayakan.” Sabda Tuhan mengingatkan kami, bahwa kesetiaan bukanlah sikap menunggu secara pasif, melainkan tindakan kasih yang berani, dan iman yang penuh harapan. Lewat perumpamaan di Injil, Yesus menegur mereka yang...