Pada 1994, saya hidup sebagai seorang Misionaris di salah satu Paroki di pedalaman Papua Selatan. Ketika itu kemarau panjang mengakibatkan sumber air mengalami kekeringan dan tanah jadi tandus, sehingga tidak memungkinkan untuk ditanami ubi jalar yang adalah makanan pokok di daerah itu. Untuk bisa bertahan hidup, umat memanfaatkan air kelapa sebagai pengganti air untuk pelepas…
Penulis: Admin
Mendidik Anak agar Mandiri dan Tangguh
“Fakta membuktikan: hidup sukses dan bahagia itu diawali dari dapur rumah tangga sendiri.” -Mas Redjo… Nasihat bijak itu realitis, karena banyak bukti telah menunjukkan fakta itu. Ternyata dapur rumah tangga itu tidak sekadar tempat Ibu memasak, tapi yang utama untuk merajut hubungan baik antar anggota keluarga dan memandirikan anak! Ibu memasak di dapur itu biasa….
Santapan Surgawi dalam Mulutmu
“Anak Domba Allah atau Roti Surgawi adalah Santapan Surgawi. Setiap Anda menerima Hosti Kudus, saat itulah Anda sedang menyantap Santapan Surgawi di dalam mulutmu.” Scoth Hahn, penulis buku terpopuler “Romo Sweet Home” dan “The Lamb of God,” yang mantan Pendeta Presbitarian itu menjadi Katolik dan menulis, bahwa “Ekaristi adalah Santapan Surgawi yang diadakan di dunia…
Manakah Lentera Hidupmu?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Mata tubuh boleh buta, tetapi mata hati harus selalu terbuka”(Amanat Hidup Sadar) Orang Buta yang Membawa Lentera Seorang pria buta menyusuri jalan di waktu malam nan gelap gulita. Di tangan kanannya, ia menjinjing erat sebuah lampu lentera bernyala. Di malam gulita itu, ia sempat berpapasan dengan seorang pria dan menyapanya,…
Agama Ambisi, Promosi dan Posisi
Memeluk agama itu sebagai hak dan pilihan individu atau kelompok. Tapi sifat natural manusiawi yang berambisi, suka promosi diri, dan ingin posisi atau jabatan itu sering mempengaruhi keyakinan setiap orang. Tuhan Yesus meminta kita tidak memiliki cara hidup beriman seperti itu. Ia justru menghadirkan hidup beriman yang berlawanan dengan ambisi, promosi, dan posisi. Para pemuka…
Sandaran Terbaik
Sebelum hiruk-pikuk dunia menyita hari ini, mari kita merenungkan satu kebenaran hakiki tentang perjalanan hidup kita. “Jika engkau tidak membuat dirimu kuat, walaupun banyak orang membantumu, kau tidak akan bisa berdiri. Itulah hidup sejati.” Payung terbaik itu tidak menghentikan hujan, tapi membuat kita terus berjalan. Pertolongan orang lain adalah bonus, ketangguhan itu adalah kepastian. Tepuk…
Hati yang Berserah
“Janda miskin itu memberikan seluruh hidupnya, karena ia percaya Bapa akan memeliharanya.” Allah yang Maha Rahim, Putra-Mu menunjukkan kepada kami dua cara hidup yang sangat berbeda:Yesus memperingatkan para murid-Nya tentang para ahli Taurat. Mereka senang dihormati, dipuji, dan dianggap penting. Mereka tampak saleh di hadapan banyak orang, tapi hatinya sibuk mencari kepentingan diri sendiri daripada…







