Epikuros
“Syukuri dan nikmati apa yang kita punyai, tidak perlu menyusahkan diri dengan yang tidak kita miliki.” -Epikuros
Menurut Epikuros orang bodoh itu adalah orang yang tidak puas dengan semua yang dimilikinya. Mereka menyusahkan diri dengan semua yang tidak dimilikinya. Jadi, bila kita sering galau memikirkan yang tidak dimiliki, kata Epikuros kita termasuk orang bodoh.
Kita bisa menikmati dari yang dimiliki, tapi malah sibuk mencari yang tidak kita miliki. Kita bisa senang, bahagia dengan yang dimiliki, tapi masih mencari yang lain yang tidak dimiliki. Apalagi, jika kita bukan orang bodoh dan tidak bersyukur.
Nyatanya itulah kita, kata cukup kalah dengan keinginan. Kata syukur kalah dengan kurang. Diberi banyak kurang, diberi sedikit mengeluh. Kita sibuk mencari dan mimpi yang belum dimiliki, sementara di depan kita ada banyak hal berharga yang udah kita punyai. Tetangga, teman, circle punya ini-itu, kita ingin lahirlah iri hati. Sahabat susah mendapat pekerjaan, kita sudah mempunyai pekerjaan, gaji, dan rezeki tetap. Tapi mengeluh kurang mensyukuri. Sebenarnya apa yang dicari?
Lebih bijak itu dinikmati, disyukuri, dan dimaknai yang kita miliki itu. Kita tidak perlu sibuk mengukur diri dengan yang tidak dipunyai. Toh Tuhan tidak pernah tertukar dalam memberi rezeki. “Say thank you!”
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj