Kuasa Mengusir Setan

Film-film horor itu selalu menarik minat banyak penonton dalam dunia perfilman di negeri ini sekiranya menyadarkan kita, bahwa setan memang sungguh ada dan selalu mencari celah untuk menghancurkan manusia. Karena itu, kita butuh Tuhan untuk mengusir setan-setan tersebut. Tapi sayang sekali, manusia sering bersikap sama seperti orang banyak yang ditampilkan dalam Injil. Manusia sering tidak percaya sepenuhnya dengan kuasa Tuhan.

Ketika Yesus mengusir setan dari seorang pria yang kerasukan, misalnya, sebagian orang malah menuduh-Nya “mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, pemimpin setan.” Yesus dapat membaca isi pikiran dan hati mereka, sehingga Ia berkata, “Jika Iblis terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimana mungkin kerajaannya dapat bertahan?” Dengan mengatakan seperti ini Yesus mau menegaskan, bahwa tidak mungkin diri-Nya mengusir setan, kalau Dia sendiri bersekutu dengan setan. Yesus mampu melakukan pengusiran setan, karena diri-Nya adalah orang yang dibenarkan oleh Bapa. Dia sendiri adalah Putra Allah yang Maha Kuasa. 

Dalam Injil, kita diingatkan, bahwa para setan yang berbahaya harus diusir secara benar dan oleh orang yang benar. Sebab, jika tidak benar, setan memang akan ke luar dari diri orang yang dirasukinya, tapi segera kembali lagi dengan membawa tujuh roh lain yang mengakibatkan kerusakan lebih parah bagi pribadi yang dirasukinya. Sosok yang benar itu adalah Tuhan Yesus. Kita bisa mengusir setan secara benar hanya dengan memercayakan proses pengusiran setan itu pada Dia, Sang Raja atas Surga dan bumi, atas segala yang kelihatan maupun tidak kelihatan.

“Tuhan, semoga kami dapat menaklukkan segala jenis setan dan kuasa jahat. Amin.”

Ziarah Batin