Kecil di Hadapan Allah, Besar dalam Kasih

“Mengubah dunia itu dimulai dari sesuatu yang kecil, tapi dilakukan dengan kasih yang besar.”
Allah yang Maha Rahim,
Putra-Mu mengutus para murid ke tengah tuaian dengan bekal yang sangat sederhana: tanpa pundi-pundi uang, kantong, sandal cadangan, dan tanpa mencari kenyamanan. Yesus hanya meminta mereka berdoa, membawa damai, menyembuhkan, mewartakan Kerajaan Allah, dan percaya pada penyelenggaraan-Mu.
Sabda-Mu juga berbicara melalui Ayub dan Pemazmur. Di tengah penderitaan dan ketidakpastian, mereka tetap berpegang pada satu keyakinan: Engkau setia. Ayub berkata, “Aku tahu: Penebusku hidup.” Pemazmur berkata, “Aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang hidup.”
Pada pesta Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus, kami melihat kepercayaan yang sama diwujudkan dalam sebuah “jalan kecil”. Ia tidak pergi berkeliling dunia untuk berkhotbah. Ia hidup tersembunyi di biara Karmel, mempersembahkan hal-hal kecil sehari-hari kepada-Mu dengan kasih yang besar.
Theresia menemukan, bahwa ia dapat menjadi misionaris bukan dengan melakukan hal-hal luar biasa, tapi dengan mencintai-Mu dalam hal-hal kecil, dengan hati seorang anak yang sepenuhnya percaya kepada belas kasih-Mu.
Bapa, mungkin inilah juga undangan-Mu kepadaku. Aku tidak harus terkenal, hebat, kaya, atau berkuasa untuk menjadi pembawa Kerajaan-Mu. Aku dapat menghadirkan kasih-Mu di tempat Engkau menempatkanku: melalui kata-kata yang lembut, hati yang mau mengampuni, pengorbanan yang tersembunyi, telinga yang mau mendengarkan, doa bagi mereka yang menderita, atau kebaikan kecil yang kulakukan demi kasih kepada-Mu.
Santa Theresia mengajarkan, bahwa sesuatu yang kecil tidak pernah menjadi kecil, jika dilakukan dengan kasih.
Yesus, jadikan kami misionaris kerahiman-Mu. Ajarlah kami membawa damai sebelum menghakimi, kasih sebelum mengkritik, dan iman percaya sebelum rasa takut. Ketika kami tidak mampu mengubah keadaan yang sulit, ajarlah kami menyerahkannya dengan penuh kepercayaan ke dalam tangan-Mu.
Bapa yang penuh belas kasih, jadikan hatiku tempat kediaman-Mu dan kehidupan sederhanaku ladang kecil bagi karya kasih-Mu.
Semoga kami belajar melakukan dengan tulus apa pun yang Yesus kehendaki. Amin.
🕯️Seberkas Cahaya
Kita tidak harus melakukan hal-hal besar bagi Tuhan. Kita hanya perlu melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar, sambil percaya bahwa rahmat-Nya mampu membuat hal kecil itu berbuah.
“Aku akan menjalani surgaku dengan berbuat baik di bumi.” — Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.