Mendengarkan dan Mencamkan Sabda-Nya

“Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia” (Luk 9: 44).
Dalam Injil, ketika orang banyak masih takjub melihat mukjizat-mukjizat Yesus, Ia justru berbicara tentang penderitaan yang akan dialami-Nya. Di tengah suasana keberhasilan dan kekaguman, Yesus mengarahkan perhatian para murid kepada jalan salib yang harus ditempuh.
Sering kali kita juga merasa nyaman, ketika hidup berjalan lancar dan harapan terpenuhi. Tapi kenyataannya hidup tidak selalu sesuai dengan keinginan kita. Ada saat-saat, ketika kita harus menghadapi kekecewaan, kegagalan, dan berbagai pergumulan yang tidak mudah dipahami.
Melalui sabda-Nya, Yesus mengajak kita untuk tetap mendengarkan dan mencamkan perkataan-Nya. Iman kepada Kristus tidak hanya diwujudkan saat mengalami sukacita, juga ketika menghadapi kesulitan dan penderitaan. Dalam setiap pergumulan, Tuhan tetap menyertai, membimbing, dan menguatkan kita.
Marilah kita belajar mengikuti Kristus dengan setia, baik dalam suka maupun duka. Dengan tetap berpegang pada sabda-Nya, kita akan memperoleh kekuatan untuk memikul salib kehidupan dan berjalan bersama-Nya menuju kemuliaan yang telah dijanjikan.
Sr. M. Immanuella, P. Karm
Sabtu, 26 September 2026
Pkh 11: 9-12: 8 Mzm 90: 3-6.12-14.17 Luk 9: 43-45
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.