Membuka Hati bagi Sabda Allah

Injil mengungkapkan kenyataan, bahwa Sabda Allah mesti ditaburkan di dalam hati manusia agar bertumbuh dan berkembang. Terhadap Sabda Allah ini, ada bermacam-macam sikap manusia. Ada yang tidak mendengar; mendengar, tapi lebih fokus ke hal lain sehingga sabda itu tidak berakar di hati; ada yang membuka hati, mendengar, dan melaksanakan sabda itu dalam hidup.

Yesus meminta kita untuk membuka hati agar Sabda Tuhan itu berakar dalam hati. Sabda itu akan menjadi kekuatan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, dan akhirnya kita mendapatkan kemuliaan.

Dewasa ini, kita kerap diimpit oleh berbagai hal yang menggiurkan dan sering membuat kita lebih memerhatikan hal-hal itu, lalu mengabaikan kesempatan untuk membuka hati bagi Sabda Allah.

Yesus mengajak kita untuk lebih sungguh membuka hati bagi Sabda Allah dan mempunyai sikap yang tegas terhadap berbagai hal yang membutakan hati kita terhadap sabda itu.

“Ya, Yesus, mampukan kami membuka hati bagi Sabda-Mu dan melaksanakannya dalam hidup kami sehari-hari. Amin.”

Ziarah Batin