Menghidupi Sabda-Nya dengan Kasih

“Buah menunjukkan akar. Badai menunjukkan dasar.”

Allah yang Maha Rahim,
Sabda-Mu mengajak kami melihat lebih dalam, bukan hanya pada yang tampak dari luar, melainkan pada yang sedang berakar di dalam hati kami.

Yesus berkata, “Setiap pohon dikenal dari buahnya.” Apa yang ke luar dari hidup kami menunjukkan yang berakar di dalam diri ini. Kata-kata, reaksi, pilihan, kesabaran, kemurahan hati, bahkan cara kami memperlakukan orang yang sulit bagi kami, semuanya itu dapat menunjukkan di mana hati kami berakar.

Santo Paulus mengingatkan, bahwa kami tidak dapat hidup dalam persekutuan dengan Kristus sambil menyerahkan hati kepada ‘meja-meja’ lain yang bersaing mendapatkan tempat di dalam diri kami. Kami adalah milik-Mu.

Pemazmur bertanya, “Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebaikan-Nya kepadaku?” Mungkin balasan terbaik bukan hanya dengan kata-kata, melainkan dengan kehidupan kami: syukur yang diwujudkan dalam doa, ibadah, ketaatan, kasih, dan belas kasih.

Yesus menunjukkan jalan untuk berakar kuat: datang kepada-Nya, mendengarkan sabda-Nya, dan melaksanakannya. Dengan demikian kami menjadi seperti orang bijaksana yang menggali dalam-dalam dan meletakkan dasar rumahnya di atas batu.

Ketika kami merayakan Nama Tersuci Maria, kami mengenang seorang perempuan yang menjalani hidup seperti itu. Maria mendengarkan sabda Allah, mempercayainya, lalu memberikan seluruh hidupnya untuk melaksanakannya. ‘Ya’-nya kepada Allah menjadi hidup yang menghasilkan buah.

Bapa, jangan biarkan kami hanya mendengar sabda-Mu. Ajarlah kami untuk melaksanakannya.

Ketika kami dikuasai amarah, sembuhkanlah akar kami dengan damai-Mu. Kami menjadi egois, ajarlah kami bermurah hati. Kami tergoda untuk menghakimi, penuhilah hati kami dengan belas kasih. Ketika badai kehidupan datang, teguhkanlah kami agar tetap berakar dalam Kristus.

Semoga hidup kami menghasilkan buah yang baik, buah dari hati yang sungguh menjadi milik-Mu.

Yesus, Engkaulah Andalanku.
Bunda Maria, Bunda Allah, doakanlah kami agar ‘ya’ kami kepada Allah juga menghasilkan buah bagi sesama. Amin.

HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)