Pohon Dikenal dari Buahnya

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kalimat bijak ini mengandung makna, jika orangtua itu baik, maka anak-anak pun akan baik adanya. Anak yang baik adalah cerminan nyata dari orangtua yang baik. Tidak heran, jika sering kali kita mendengar pengakuan yang berbunyi, “Tidak beda jauh sama Bapak/Ibunya,” entah itu menyangkut hal-hal yang baik ataupun sebaliknya.

Dalam Injil, Yesus menggunakan gambaran yang sama. Yesus berkata, “Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik. Setiap pohon dikenal dari buahnya.”

Ungkapan Yesus ini mengajarkan tentang pentingnya menghasilkan buah yang baik sebagai bukti iman yang sejati. Yesus menggunakan perumpamaan ini untuk menggambarkan, bagaimana perbuatan kita mencerminkan kondisi hati kita. Baik atau buruknya diri kita akan diukur dari yang kita katakan dan lakukan. Karena itu, kita perlu mawas dirilah dengan yang dikatakan dan dilakukan.

Santo Paulus mengajak kita untuk hidup dalam persekutuan dengan Tuhan. Apabila kita satu dengan Dia, kita akan dimampukan untuk mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaan hati kita yang baik. Buah dari persatuan kita dengan Tuhan adalah perbuatan baik dan kemampuan kita untuk menghindarkan diri dari tindakan-tindakan jahat yang penuh dengan dosa.

Apakah kita selalu mengusahakan persatuan dengan Tuhan?

Ya, Tuhan, curahkanlah rahmat-Mu kepada kami agar selalu mampu bersatu dengan-Mu, sehingga kami dapat mewujudkan kasih-Mu melalui perkataan dan perbuatan yang baik bagi sesama. Amin

Ziarah Batin